Cetak
Dilihat: 62

Pati, Kota – Rekapitulasi perolehan suara Pilkada serentak 2018 di tingkat PPK, melelahkan anggota PPK yang hanya lima orang. Untuk itu, ada usulan agar penghitungan (rekapitulasi) suara, dikembalikan seperti semula, di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS).
Banyak penilaian yang muncul dalam evaluasi sekaligus penilaian terhadap pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Usai menutup rapat kerja evaluasi pelaksanaan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah di KPU Kabupaten Pati, Senin pagi (13/8/2018), Ketua KPU Kabupaten Pati Muhammad Nasich mengatakan, meski rapat kerja evaluasi, tapi dalam kesempatan itu KPU meminta dan memasukkan PPK dalam tim, dalam memberikan penilaian pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur. “Salah satunya misalnya, ada harapan untuk rekap itu tidak di tingkat PPK nanti untuk Pemilu 2019. Karena di Pemilu Gubernur kemarin itu satu suara demikian sulitnya ya, waktunya juga cukup panjang. Nah ini harapannya, dari hasil evaluasi Pilkada Gubernur kemarin, agar nanti rekapnya dapat dilakukan di tingkat PPS,” katanya.
Muhammad Nasich menuturkan, meski pihak tidak memiliki kewenangan, dan hanya sekedar melaksanakan Undang – Undang yang ada, namun penilaian seluruh PPK terhadap pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, akan disampaikannya ke tingkat yang lebih atas. “Kemudian terkait misalnya, keamanan. Keamanan di tingkat TPS itu Linmas ya yang biasanya tidak pakai seragam. Kalau harus pakai seragam kita tidak bisa berbuat apa-apa, karena itu bukan tahapan pemilu. Kalau kita kan hanya menyediakan honor, kemudian transport. Tapi kalau seragam kan tidak terkait dengan tahapan,” katanya.
Ketua KPU Kabupaten Pati Muhammad Nasich mengatakan, pada rapat kerja itu mengakhiri tugas setiap tahapan Pemilihan selalu diakhiri dengan penilaian. Sekaligus membubarkan PPK yang masa kerjanya sudah berakhir. (●)

0
0
0
s2smodern
powered by social2s