Seorang Kakek Meninggal Terbakar Diladangnya, Diduga Riwayat Penyakitnya Kambuh

Pati – Seorang kakek meninggal dunia dengan luka bakar di sekujur tubuhnya,  di ladang miliknya. Usai pemeriksaan luar dan tidak ditemukannya tanda-tanda penganiayaan, jenazah kakek tersebut kemudian diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan. Kakek yang meninggal dunia, akibat terbakar kobaran api dari daun tebu yang dibakarnya itu, bernama Sudarwi, warga Dukuh Kerep Kulon, Desa Tamansari Kecamatan Tlogowungu. Peristiwa yang menimpa kakek berusia 60 tahun itu, terjadi di ladang tebu miliknya di  Desa Semirejo Kecamatan Gembong, Minggu sore kemarin (30/7).

Dikonfirmasi radio PAS, Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan, melalui Kapolsek Gembong AKP Giyanto Katimin, membenarkan kejadian tersebut.
“Seperti biasanya korban setiap pagi datang ke lahannya. Dengan maksud untuk melakukan pembakaran slamper (daun tebu kering), setelah tebunya selesai ditebang. Saat datang korban mengajak dua orang kulinya. Sekitar pukul 11.30, kedua kulinya mengajak pulang korban. Tapi korban menolak, karena masih ada sisa slamper. Mungkin saat itu korban membakar, dan menghirup asapnya kemudian terjatuh tak sadarkan diri dan slamper yang berkobar turut mengenai tubuh korban yang diduga riwayat penyakitnya kambuh, dan ditemukan meninggal dunia pada sore harinya,” kata AKP Giyanto Katimin.
Kapolsek Gembong mengatakan,  atas permintaan keluarganya, jenazah korban tidak dilakukan otopsi, hanya pemeriksaan luar. Yang dari hasil pemeriksaan tim medis RSUD RAA Soewondo, tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.
“Ketika hendak dilakukan visum et repertum, pihak keluarga korban nampaknya memahami kondisi orang tuanya itu sudah tua dan memiliki riwayat penyakit yang dideritanya. Sehingga, keluarganya keberatan untuk dilakukan otopsi dan hasil pemeriksaan dokter berdasarkan hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan,” jelasnya.
Kapolsek Gembong, AKP Giyanto Katimin menghimbau masyarakat, untuk berhati-hati saat melakukan pembakaran slamper di ladang tebu usai dipanen. Dan setidaknya, dalam pembakaran mengajak beberapa teman,  agar hal tersebut tidak terulang lagi.(•)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla