Kibarkan Seribu Bendera Merah Putih, Bangkitkan Nasionalisme

Pati  –   Seribu bendera merah putih berkibar mengelilingi Alun-alun Pati, Selasa pagi (1/8). Selain menyongsong peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72, pengibaran seribu bendara tersebut, juga untuk membangkitkan nasionalisme masyarakat Pati. Pengibaran seribu bendera merah putih tersebut, berkibar mengelilingi  area Alun-alun Simpang Lima Pati secara serentak tersebut,  untuk membangkitkan semangat nasionalisme dan kebangsaan, sekaligus mewarisi nilai-nilai luhur  perjuangan para perintis kemerdekaan.

“Harapan kita itu semangatnya biar lebih membara. Sehingga kalau kita memasang seribu bendera ini belum ada apa-apanya.  Ini hanya memberikan contoh semangat kepada warga masyarakat, agar tahu. Bahwa bendera berkibar merah putih ini tidak sia-sia, akan tetapi betul-betul perjuangan meneteskan darah kemudian mengeluarkan jiwa raga dan semuanya,” demikian Bupati Pati Haryanto, usia memimpin apel jelang pengibaran seribu bendera merah putih.
Komandan Kodim 0718/Pati, Letkol. Inf. Andri Amijaya Kusumah, S.Sos berharap,  karena pemasangan seribu bendera menggunakan area umum Alun-Alun Simpang Lima Pati, masyarakat diminta untuk berkontribusi menjaga tetap tegaknya bendera-bendera tersebut. Meski, nanti pihaknya akan melibatkan aparat untuk patroli bersama, mengecek bendera-bendera yang terpasang.
“KamI sudah menyelenggarakan kegiatan pengibaran seribu bendera merah putih di alun-alun Pati yang kedua kami tetap menyelenggarakan KEGIATAN pengecekan di lokasi karena lokasinya di pinggir jalan barangkali ada yang tersenggol kendaraan atau mungkin hal-hal lain yang kita pahami untuk mengasih pendek mengantisipasi bendera-bendera agar tidak jatuh kita akan melakukan kegiatan patroli,” katanya.
Penasehat Gusdurian Pati, yang juga Pengasuh Ponpes Raudhatul Fallah Bremi,  Gembong, Kyai Happy Irianto mengatakan, pemasangan dan pengibaran seribu seribu bendera merah putih tersebut, merupakan bentuk wathoniah.
“Artinya persaudaraan kebangsaan itu yang pertama. Yang kedua menunjukkan adanya kesamaan jiwa beradab, menyikapi fenomena di negara kita yang mulai lunturnya nilai nilai nasionalisme. Masyarakat Pati baik disadari atau tidak, ada ikatan jiwa di situ, sehingga mereka berpartisipasi secara aktif dengan mengibarkan sang saka merah putih sejumlah 1000 lembar,”
Pengibaran seribu bendera merah putih mengelilingi Alun-Alun Simpang Lima Pati tersebut, berlangsung selama sebulan penuh, 1 hingga 31 Agustus 2017.(•)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla