Pati, Kota – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati, akhirnya mencoret ratusan nama pemilih ganda dari DPT yang sudah ditetapkannya. Ini menyusul adanya rekomendasi Bawaslu dan keberatan beberapa parpol terhadap temuan pemilih ganda secara nasional yang mencapai puluhan juta nama.

Temuan pemilih ganda secara nasional oleh Bawaslu RI mencapai lebih dari 25 juta nama. SSementara di Kabupaten Pati sendiri, merujuk rekomendasi Bawaslu RI ditemukan 1070 pemilih yang diduga ganda. KPU Kabupaten Pati menindaklanjutinya dengan menggelar rapat pleno dengan melibatkan penyelenggara pemilu hingga ke jajaran bawah, serta para pengurus parpol, Rabu sore (12/9/2018). Melalui rapat pleno DPT itu, akhirnya KPU mencoret 569 pemilih ganda, terdiri dari 282 laki-laki dan 287 perempuan.
Komisioner KPU Kabupaten Pati Devisi Pemutahiran Data Pemilih Ahmad Jukari mengatakan, setelah menerima rekomendasi dari Bawaslu Kabupaten Pati, pihaknya langsung menindaklanjuti adanya data pemilih yang diduga masih ganda, dengan menggelar rapat pleno. “KPU Kabupaten Pati melakukan pencermatan bersama PPK, PPS, pimpinan parpol dan Bawaslu Kabupaten Pati. Hasilnya kemudian data pemilih setelah diverifikasi ternyata ganda dilakukan pencoretan terhadap data pemilih ganda tersebut,” katanya.
Ahmad Jukari mengatakan, pada Agustus lalu telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) pada Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019, sejumlah 1 juta 25 ribu 928 nama. Namun, KPU Kabupaten Pati harus memverifikasi ulang DPT yang telah ditetapkannya itu, menyusul temuan pemilih ganda oleh Bawaslu RI. KPU tetap melakukan verifikasi terhadap data pemilih ganda tersebut, meski kesulitan untuk mendapatkan data pemilih. Itu disebabkan rekomendasi Bawaslu tidak menyebutkan secara rinci.(●)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla