Tunggakan Iur Peserta BPJS Ketenagakerjaan KPC Pati Hampir 300 Juta Rupiah

Pati Kota – Tunggakan iur dari peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Pembantu Cabang Pati, hingga saat ini mencapai ratusan juta rupiah. Sebagian besar penunggak iur tersebut, dari kalangan pengusaha kontraktor.
Hingga saat ini tunggakan iur yang sebagian besar dari kalangan pengusaha kontraktor di Kabupaten Pati, yang menjadi peserta program BPJS Ketenagakerjaan, hampir menyentuh Rp.300juta. Tunggakan tersebut didominasi dari kontraktor yang biasanya baru membayarkan preminya, setelah mendapatkan proyek.

“Itu terdiri dari perusahaan kontraktor atau CV-CV. Karena karakter mereka biasanya pembayarannya dilakukan setelah mendapatkan proyek berikutnya,” demikian ungkap Kepala Kantor Cabang Pembantu BPJS Ketenagakerjaan Pati, Dolik Yulianto, usia rakor BPJS Ketenagakerjaan dan Pembinaan Pemerintahan Desa, di ruang rapat Pragola Pati, Kamis (22/6).
Terhadap peserta yang menunggak iur, kata Dolik Yulianto, BPJS Ketenagakerjaan sudah memberikan tindakan berupa surat peringatan berupa pemberitahuan piutang pertama sampai ketiga dengan kunjungan ke alamat peserta.
“Setelah tidak mendapatkan hasil, kita serahkan ke Kejaksaan dengan menerbitkan SKK ke Kejaksaan. Sehingga penagihannya akan dilakukan Kejaksaan,” kata Dolik Yulianto.
Kepala Kantor Cabang Pembantu BPJS Ketenagakerjaan Pati, Dolik Yulianto, selain Kejaksaan, pengalihan penanganan tunggakan iuran BPJS Ketenagakerjaan, juga dapat diserahkan atau dialihkan ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL).(•)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla