Alih Status Tenaga Honorer Menjadi P3K Masih Tunggu Regulasi

Pati –  Saat ini muncul wacana tenaga honorer pendidikan dan kesehatan, yang tidak bisa lagi diangkat menjadi PNS, berharap bisa diangkat sebagai Pegawai Pemerintah Dengan Kontrak (P3K). Namun, untuk mengangkat Pegawai Tidak Tetap, atau tenaga honorer kategori 2,  masih menunggu regulasi dari Pemerintah Pusat. Soal wacana Pegawai Pemerintah Dengan Kontrak (P3K), Pemerintah Kabupaten Pati belum dapat berbuat banyak. Selain masih sebatas wacana,  soal P3K tersebut sampai sekarang Peraturan Pemerintah (PP)-nya, belum turun.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Pati, Jumani menggatakan, pihaknya masih menunggu  PP P3K dari Pemerintah Pusat,  termasuk persyaratan.
“Apakan nanti teman-teman yang lain seperti, bidan PTT atau tenaga kesehatan  dan honorer tenaga kependidikan yang lain atau tenaga honorer K2. yang sementara ini, kalau kita ngomong itu, mereka berharap untuk bisa naik status menjadi pegawai P3K itu, kita belum bisa memberikan jawaban yang pasti,” terangnya.
Menyinggung adanya harapan dari tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan dari daerah terpencil, yang kemudian mengajukan mutasi atau pindah ke tempat asalnya, tutur Jumani, hal itu merupakan keinginan yang wajar. Hanya saja, harus melihat kembali  perjanjian-perjanjian yang ada, dan komitmen dari Pemerintah Daerah bersangkutan.
“Terkait dengan kebutuhan pegawai pun saya pikir harus mempersiapkan mental lebih dulu. Pola pikirnya harus dipersiapkan. Karena tujuan awalnya dia masuk direkrut untuk masuk PNS itu kan untuk wilayah-wilayah terpencil, mental harus disiapkan. Sehingga suatu saat mereka tidak ada keinginan untuk kembali ke daerah asalnya. Karena daerah terpencil itu kebutuhan dasarnya kesehatan dan pendidikan itu, sangat-sangat dibutuhkan, disamping itu untuk pemerataan,” jelasnya.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Pati, Jumani menjelaskan, khusus untuk merekrut formasi daerah terpencil,  CPNS bersangkutan harus menyadari, dan  pola pikirnya harus dipersiapkan dari awal. Baik mental maupun fisik serta menyadari mereka direkrut pemerintah untuk sebuah formasi yang memang untuk daerah terpencil,  yang masyarakatnya masih banyak yang belum menikmati fasilitas pendidikan dan kesehatan yang layak, agar tidaktertinggal.(•)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla