Cetak
Dilihat: 1507

Pati  –   Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pati, membuat pelayanan terpadu satu atap, untuk melayani  pembuatan dokumen yang dibutuhkan para calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Langkah positif tersebut, untuk memangkas praktik-praktik calo dan PJTKI illegal yang sering memanfaatkan calon TKI yang hendak berangkat keluar negeri. Pelayanan terpadu satu atap tersebut, untuk melindungi warga Kabupaten Pati dari ulah calo dan PJTKI illegal, ketika akan berangkat bekerja di luar negeri sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI), maupun Tenaga Kerja Wanita (TKW).

“Pati itu menjadi prioritas,  karena sebagai wilayah kantong TKI. Sekarang itu disinyalir perlindungan TKI yang lewat penyalur yang ilegal itu kan kadang-kadang bermasalah. Dari Kementerian Ketenagakerjaan dan KPK itu membuat kebijakan,  bahwa TKI nanti akan dilayani satu atap. Nanti dalam pelayanan satu atap itu ada layanan kedudukan, pelayanan SKCK oleh Polri, pelayanan keimigrasian, terus  BNP2TKI nanti ada apa Tugasnya di situ terus pelayanan kesehatan,” demikian Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pati, dr. Subawi MM, usai mendampingi Bupati Pati Haryanto membuka Jobmarket di Gedung Korpri Pati, Kamis pagi (3/8).
Dengan pelayanan terpusat dengan satu atap itu, kata Subawi, akan terjadi penghematan biaya oleh TKI/TKW saat mengurus dokumen-dokuken yang diperlukan sebelum berangkat ke luar negeri. Karena biasanya, saat mengurus dokumen-dokumen keberangkatan itu, menjadi sasaran empuk para calo untuk mencari keuntungan pribadi.
“Katakanlah tanda kutip itu calo mengurus paspor saja ke imigrasi yang seharusnya 55ribu, bisa jadi mungkin lebih dari satu juta rupiah itu kan memberatkan mereka calon TKI.  Oleh karena itu Pati, yang sudah kami siapkan gedungnya dunia dan menunggu bantuan peralatan IT dan lebarnya dari Kementerian. Kita sudah siap sebenarnya, Perbup-nya sudah ditandatangani Pak Bupati, yang ada di pelayanan satu atap itu, petugasnya sudah,” tuturnya.
Menyinggung Job Market Pati yang digelar di Gedung Korpri, 3 – 5 Agustus 2017, Kepala Disnakertrans Pati, dr. Subawi MM berharap,  dari 4.700 an lowongan pekerjaan yang ditawarkan 30 perusahaan lokal Pati, bisa terisi.(•)

0
0
0
s2smodern
powered by social2s