Pati, Kota – Pemerintah Kabupaten Pati akan menertibkan praktik para dokter berstatus PNS, yang juga berpraktik di rumah-rumah sakit swasta. Upaya ini, agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat optimal.
Selama ini disinyalir banyak dokter berstatus PNS yang berpraktik di rumah-rumah sakit swasta sehingga berdampak pelayanan di rumah sakit negeri dinilai kurang maksimal. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Pati akan menertibkan jam kerja dokter PNS di rumah-rumah sakit negeri.

“Nanti akan kita tertibkan, karena dokter ini yang praktik di rumah-rumah sakit swasta dokter dari Pemerintah (negeri). Sehingga nanti jam kerjanya lebih diperketat sesuai dengan aturan. Kalau misalnya jam praktik 2 jam ya harus 2 jam. Mudah-mudahan nanti ada perhatian dari pemerintah pusat,” demikian pernyataan Bupati Pati Haryanto kepada awak media, menyoal pelayanan kesehatan antara BPJS Kesehatan dan rumah-rumah sakit milik Pemerintah Daerah.
Menurut Bupati, tidak hanya di Kabupaten Pati saja, permasalahan banyak dokter berstatus PNS yang praktik di rumah-rumah sakit swasta, juga dikeluhkan di sejumlah daerah. Namun, untuk permasalahan pelayanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Pemkab Pati telah berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan. “Nanti akan ada pengaturan dalam hal rujukan itu. Sehingga rujukannya itu nanti tidak harus semuanya tidak tertumpu di kelas C dan D saja, tapi juga ada yang di kelas B untuk pelayanannya,” jelasnya.
Bupati Pati Haryanto mengatakan, karena terikat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), untuk sanksinya sesuai dengan ketentuan kepegawaian. Namun di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Pati berupaya untuk meningkatkan kelas pelayanan di rumah-rumah sakitnya.(●)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla