Pati, Kota – Sengketa proses antara PAN dan KPU Kabupaten Pati telah selesai, dengan dibacakannya putusan mediasi oleh Bawaslu, Kamis siang (11/10/2018). KPU selaku termohon dalam sengketa proses itu, akan melaksanakan hasil mediasi.
Sesuai dengan putusan mediasi Bawaslu terkait keterlambatan menyerahkan laporan awal dana kampanye (LADK) dari PAN, KPU Kabupaten Pati akan melaksanakan hasil mediasi tersebut.

Ketua KPU Kabupaten Pati Muhammad Nasich mengatakan, pihaknya akan melaksanakan kesepakatan antara pihaknya dan PAN yang dimediasi oleh Bawaslu, yang menjadi bagian dari KPU melayani peserta pemilu dengan sebaik-baiknya.
“Sebelumnya kita sudah menyampaikan bahwa memang aturannya seperti ini yang harus ditaati oleh seluruh parpol peserta pemilu. Dan kita memang dari hasil mediasi ini ada putusan kita harus menerima. Sekali lagi kita semangatnya pelayanan. Artinya, kita tidak ingin mempersulit siapapun karena memang aturannya harus kita tegakkan ya kita tegakkan,”  katanya.
Meski dapat menerima keinginan PAN, kata Muhammad Nasich, KPU tetap memiliki catatan dari kejadian PAN itu, agar hal serupa tidak terulang lagi pada masa-masa yang akan datang.  Jadi kalau mau menyerahkan berkas apapun harus sesuai dengan tahapan. Nah ini dalam putusan Bawaslu kita juga sebutkan disana. Jadi, tidak akan diulangi lagi dimasa-masa yang akan datang. Kemudian, khusus LADK ini kita harus punya batasan juga, sehari setelah putusan Bawaslu LADK harus sudah diserahkan ke KPU,” ujarnya.
Ketua KPU Kabupaten Pati berharap kepada semua parpol peserta pemilu untuk taat azas, agar kejadian keterlambatan penyerahan persyaratan sebagai peserta pemilu tidak terulang.(•)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla