Cetak

pasfmpati.com (Pati) –  Para pecinta Gusdur atau Gusdurian di Pati berbagi ribuan takjil  kepada masyarakat terutama umat Islam yang berpuasa diperjalanan. Bupati Haryanto, Dandim 0718/Pati Letkol Ing. Andri Amijaya Kusumah, dan Kapolres Pati, AKBP. Maulana Hamdan, turut berbaur membagi-bagikan takjil bersama Gusdurian Pati di perempatan Jago Jalan Pemuda, Minggu petang (4/6).

Sekitar pukul 17.00 hampir sepanjang Jalan Pemuda nampak ramai. Tiga pejabat penting di Kabupaten Pati berbagi takjil bersama Komunitas Pecinta Gusdur, atau Gusdurian Pati. Takjil berisi kolak, dan arem-arem tersebut, diberikan kepada setiap pengendara yang melintas di jalan tersebut.
Ketua Gusdurian Pati, Eddy Siswanto mengatakan, berbagi takjil tersebut merupakan agenda yang senantiasa dilakukan, untuk berbagi sesama. Terutama kepada umat Islam yang berpuasa yang sedang dalam perjalanan.
“Bagi-bagi takjil Gusdurian ini dalam rangka mengisi bulan ramadhan dan berbagi sesama di bulan ramadhan. Ini tiap tahun dilakukan hal semacam ini” katanya.
Eddy Siswanto mengungkapkan, berbagi takjil dari para pecinta Gusdur di Pati ini, sebagai wujud meneladani ketokohan KH. Abdurahman Wahid (Gusdur), serta membuktikan indahnya perbedaan dalam kebersamaan di Pati, dalam menjaga keutuhan NKRI.
“Berbagi takjil ini melibatkan TNI/Polri, Persit, Bhayangkari, Anshor, Pagar Nusa, Banser, serta lintas iman. Ini merupakan bukti kebersamaan, bahwa Pati adalah NKRI,” tuturnya.
Ketua Gusdurian Pati, Eddy Siswanto mengatakan, selain berbagi takjil, Gusdurian bersama pejabat Forkompinda Pati beberapa hari lalu memberikan santunan kepada yatim piatu di Klentheng Hok Tek Bio Pati.
Yoga warga warga Rembang merasa terbantu dengan adanya pembagian takjil yang dilakukan Gusdurian Pati, apalagi bagi para musafir yang hendak bepergian dengan melintasi wilayah Pati.
“Setidaknya bisa menghemat waktu berbuka, dengan tidak susah mampir ke warung makan, sehingga lebih cepat sampai ke tujuan,” jelasnya.
Yoga menilai, kegiatan Gusdurian Pati merupakan perlu diapresiasi dan ditiru, terlebih dalam aksi itu melibatkan seluruh elemen masyarakat lintas iman dan agama. Hanya saja, penyelenggara perlu mengatur, agar berbagi takjil lebih teratur dan lalulintas tetap lancar.(•)

0
0
0
s2sdefault
powered by social2s