Pati, Kota – Pemerintah melalui Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre meyakinkan, selama sembilan bulan kebutuhan beras untuk masyarakat tercukupi.Meski demikian, Bulog tetap melakukan pemantauan harga di pasaran, untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang natal dan tahun baru.
Ketersediaan pangan khususnya beras di Kabupaten Pati, masih aman hingga tahun depan. Bulog menyakinkan ketersediaan beras, mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga sembilan bulan.

“Stok kami sampai sembilan bulan kedepan hingga 2019. Untuk Pati sendiri, stoknya mencapai enam belas ribu ton. Mencukupi hingga tahun depan, kan tahun depan ada panen lagi dan penyerapan lagi. Jadi intinya stok beras di Kabupaten Pati Alhamdulillah tercukupi,” demikian Kepala Bulog Subdivre Pati Muhammad  Taufiq, di sela-sela sidak pantauan harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di Pasar Puri Baru, Rabu (28/11/2018).
Kepala Bulog Subdivre Pati mengatakan, untuk saat ini Bulog di daerah mengadakan operasi pasar untuk mengantisipasi dan menekan gejolak harga pangan, terutama beras medium dengan harga Rp8.100/Kg dari gudang. Sedang untuk beras medium dalam kemasan antara Rp8500 hingga Rp9000. “Artinya masyarakat bisa menjual beras Rp9450 diatas HET. Jadi memang bulog dalam hal ini dari kantor pusat memerintahkan secara masif melaksanakan operasi pasar. Kemarin Dirut kami, Pak Budi Waseso telah MoU dengan gubernur, kita lakukan ke desa-desa agar warga bisa langsung menikmati beras medium,” jelasnya.
Kepala Bulog Subdivre Pati Muhammad Taufiq menegaskan, pihaknya akan merespon permintaan, dan mendistribusikan ke desa-desa sehingga beras bisa langsung ke masyarakat.(•)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla