Pati, Dukuhseti – Rumah seorang nenek warga Dukuh Slempung Desa/Kecamatan Dukuhseti yang roboh diterjang puting beliung, pada Sabtu (10/11/2018) lalu, akan segera dibangun. Pembangunan kembali rumah nenek tersebut, sebagian disokong donatur masyarakat.
Pembangunan kembali rumah nenek Rukati berusia 70 tahun yang roboh akibat terjangan puting beliung, akan dilakukan. Seorang donatur akan menyokong dana, untuk membiayai pembangunan  yang diperkirakan mencapai Rp15juta.

“Besok (Jumat, 30/11/2018), akan dimulai pengerjaan rumah Rukati dengan kontruksi baja ringan dan bata ringan. Diperkirakan sepuluh hari jadi. Pembiayaan itu kan ada pendampingan dari pihak desa lima juta rupiah, itu pun ditalangi oleh Pemdes, karena bantuan dari Pemdes belum keluar,” demikian Ketua Wilayah Gereja Santa Katholik Tayu Vicensius Djoko Setianto kepada PAS FM Pati, Kamis (29/11/2018).
Djoko Setianto menambahkan, dana yang terkumpul untuk membantu pembangunan kembali rumah yang roboh akibat puting beliung itu, berasal dari saudara-saudaranya yang masih keluarga. Donasi  itu sebagai bentuk kepedulian keluarganya, untuk menebar kasih untuk sesama. “Sementara donasi dari saudara-saudara saya. Saya mengumpulkan dana untuk renovasi rumah Bu Rukati itu, ditambah. Memang saya mau mengajukan ke Gereja tapi harus membuat proposal dulu, tapi belum sempat ke gereja,” katanya.
Vicensius Djoko Setianto yang Ketua Wilayah Gereja Santa Katholik Tayu mengungkapkan, kontruksi pembangunan rumah milik Rukati itu, dengan luas 4 x 6 meter persegi. Sedang kayu-kayu sisa rumah yang roboh dan masih baik, akan digunakan untuk membuat dapur.(•)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla