Pati, Kota – Seorang ibu rumah tangga meminta bantuaan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), untuk mendapatkan kembali anak-anaknya yang kini dalam pengasuhan bekas suaminya. Ibu tersebut kawatir, kedua anaknya akan mendapat ancaman kekerasan dari ayah kandungnya.

Seorang ibu rumah tangga warga Pati bernama Misna, saat ini sedang berupaya untuk kembali mendapatkan ketiga anak kandungnya, dari pengasuhan bekas suaminya. Keinginannya itu, setelah mendengar penuturan putri tertuanya yang baru duduk di bangku kelas VI SD telah mendapatkan ancaman dan pelecehan seksual dari ayah kandungnya, dengan alasan perlindungan anak-anak. Berbagai upaya telah dia lakukan menemui jalan buntu. Misna pun tak segan meminta Direktur Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi (Kak Seto), untuk membantunya, saat menjadi nara sumber suatu acara di Hotel Pati, Minggu kemarin (2/12/2018).
“Awalnya ini merupakan imbas dari perceraian bersama suaminya, karena hak asuh jatuh ke tangan ayahnya ketiga anak itu, saya mengikhlaskan hal itu. Tapi seiring perjalanan waktu ternyata ada peristiwa yang sangat-sangat menduga sama sekali. Sampai ada berita anak saya pergi dari rumah dan itu karena pelecehan seksual (percobaan pencabulan) yang dilakukan ayah kandungnya terhadap anak paling besar,” katanya.
Misnah mengatakan, setelah berhasil melarikan diri dari rumah, putri tertua Misna meminta tantenya untuk melaporkan perbuatan ayah kandungnya ke polisi, dan mengambil kedua adik. Karena takut kedua adiknya mengalami hal serupa seperti dirinya, untuk bisa berkumpul dengan ibunya.
Direktur Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau yang dikenal dengan sapaan Kak Seto mengaku, berdasarkan keluh kesah dari Misna, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polres Pati. Itu, untuk memohon dukungan, agar kalau memang terjadi tindak (ancaman) kekerasan, ayah yang diduga telah melakukan pengancaman dan kekerasan terhadap anak-anaknya itu, segera diamankan.“Dalam hal ini, kalau memang diduga ada bahaya yang mengancam putra-putri salah satu orang tuanya, mohon ini dibuka sehingga kami bisa menemui anak, bisa mendapatkan keterangan apakah anak dalam keadaan ketakutan, atau dibawah ancaman dan sebagainya mohon polisi untuk mengamankan,” ujar Kak Seto.
Sementara, polisi yang mendapatkan laporan sedang melakukan pendalaman kasus dugaan ancaman kekerasan dan pelecehan seksual ini, dan belum dapat melakukan penangkapan terhadap terlapor, karena kurangnya saksi dan bukti.(•)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla