Pati, Gabus – Hujan deran yang turun selama hampir dua jam, membawa tumpukan sarah (ranting bambu) di jembatan dan dam parit. Pemandangan tumpukan sarah itu, terlihat di beberapa jembatan di Desa Banjarsari Kecamatan Gabus.
Banyaknya ranting-ranting dan potongan bambu yang sengaja dibuang di sungai, menumpuk dan menyumbat di bawah jembatan dan saluran atau dam parit. Seperti yang terlihat di tiga titik di Desa Banjarsari Kecamatan Gabus.

Perangkat Desa Banjarsari Marduki mengatakan, pihaknya memang sudah mengantisipasinya. Namun, banyaknya ranting dan potongan bambu dari daerah atas yang terbawa aliran air setelah hujan deras turun, menyumbat di bawah jembatan. “Langkah upaya yang kemarin hujan pertama besar akhirnya sarah yang begitu banyak tidak bisa di tangani tenaga manusia. Akhirnya kemarin pinjam bego dari Kodim baru bisa teratasi. Dan hujan kedua seperti ini, kita lakukan langkah darurat secara manual bersama warga untuk penanggulangan tanggul agar tidak longsor,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi hujan yang terkadang turun deras dalam tempo yang lama, kata Marduki, pihaknya membutuhkan banyak orang untuk menyingkirkan sarah yang menyumbat di aliran-aliran air. “Hujan baru dua kali ini, nanti kita akan koordinasi di kecamatan dengan desa-desa yang kebetulan terlintasi sungai seperti ini. Nanti para kades supaya bisa menjaga dan mengevakuasi sampah dengan mengambil di tepi sungai agar tidak mengakibatkan penyumbatan,” tuturnya.
Penyumbatan aliran air oleh sarah (ranting dan potongan) bambu, berdampak tanggul sungai longsor masing-masing di RT 3/RW 1 dan di RT2/RW1 sepanjang 10 meter – 15 meter. Sementara penumpukan sarah yang parah teradi di perbatasan Desa Banjarsari dan Desa Mintobasuki.(•)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla