Terancam Kekeringan 1 Desa Ajukan Permohonan Air Bersih

Pati  –   Satu desa di wilayah Kecamatan Kayen, melayangkan surat pengajuan permohonan air bersih ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati. Pengajuan tersebut, karena sejak beberapa pekan terakhir sebagian warga di desa tersebut mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Permohonan bantuan air bersih tersebut datang dari Pemerintah Desa Pasuruan, Kecamatan Kayen. Pengajuan tersebut, menyusul sejak beberapa pekan ini warga di desa tersebut krisis air.

Kepada radio PAS Pati, Kamis siang (10/8), Kepala BPBD Kabupaten Pati, Sanusi Siswoyo menuturkan, hingga saat ini yang baru mengajukan baru satu desa, terkait dengan krisis air bersih.  Hanya, untuk memberikan bantuan itu, BPBD akan lebih dulu mengecek kondisi di desa setempat.
“Kalau memang terjadi kekeringan, bisa dibantu dengan APBD. Kami punya anggaran persediaan 400 tangki itu untuk  97 desa di 10 kecamatan berpotensi kekeringan. Dan ini nanti akan ada tim yang ke sana untuk melakukan survey betul atau tidaknya terkait dengan sumber air yang ada di sana,” terangnya.
Pengecekan ke lokasi, tutur Sanusi Siswoyo, agar bantuan air bersih benar-benar tepat sasaran, sesuai yang telah dialokasikan.
“Sehingga tidak terjadi lagi peristiwa pada tahun 2016 lalu itu Desa Pasuruan, ada 3 RT yang kekeringan padahal sekitarnya sudah ada hujan. Makanya kami kesulitan karena pengajuannya hanya membutuhkan 5 tangki. Sehingga tidak bisa direalisasi akhirnya kami tidak bisa membantu lewat APBD. Akhirnya kami minta dari Baksos nya PDAM, PMI, dan beberapa lagi,” katanya.
Kepala BPBD Kabupaten Pati, Sanusi Siswoyo mengatakan, karena persedian 400 tanki yang dianggarkan melalui APBD berdasarkan penujukkan, dan harus habis. Sehingga, bantuan  untuk pemenuhan yang dibutuhkan hanya bebeberapa tangki, BPDB akan memenuhi permintaan bantuan air bersih lewat kerjasama dengan PMI maupun PDAM.(•)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla