Pati, Kota – Polres Pati akhirnya menetapkan dua pria yang tertangkap sakau tanpa busana di Pasar Trangkil, sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika. Keduanya tersangka asal Kabupaten Sampang Madura itu, merupakan pemakai baru.
Dua pria yang kini menjadi tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika itu, bernama Marso, 34 tahun dan Marhatam, 39 tahun warga Kabupaten Sampang Madura. Penyidik Polres Pati menjeratnya dengan pasal 112 ayat (1) subs 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman dua belas tahun penjara.

Saat konferensi pers Jumat siang (28/12/2018), Kapolres Pati AKBP Jon Wesley Arianto SIK didampingi Kasat Narkoba AKP Puji Raharjo dan Kasubbag Humas IPTu Agung Suharyono mengatakan, dari hasil pemeriksaan urine baik di RSUD RAA Soewondo dan Dokkes Polres Pati, keduanya positif menggunakan narkoba jenis sabu. “Dari hasil penyelidikan yang dilakukan Polres Pati , kedua orang pelaku ini positif menggunakan narkoba. Kita sudah melakukan pemeriksaan urine terhadap kedua pelaku positif menggunakan narkotika atau amfetamine. Saat ini sudah kita amankan dan kita tahan di Polres Pati dengan dugaan penyalahgunaan narkotika dengan ancaman hukuman dua belas tahun penjara,” jelas Kapolres Pati.
AKPB Jon Wesley Arianto SIK menjelaskan, saat kedua tersangka diamankan dan dibawa ke rumah sakit dalam keadaan sakau dan tanpa busana, karena over dosis sabu yang dikonsumsinya. Mereka sadar setelah hampir dua hari menjalani perawatan medis di rumah sakit. Mereka baru dapat berkomunikasi, setelah beberapa hari menjalani perawatan medis. “Barang bukti yang kita amankan 0,54 gr sabu dari sisa yang mereka pakai dari total jumlah pembelian Rp5juta di wilayah Kabupaten Sampang Madura,” jelas AKPB Jon Wesley Arianto SIK.
Tersangka mengkonsumsi narkotika jenis sabu seberat enam gram, bersama seorang temannya yang masih buron di Sampang Madura saat hendak berangkat ke Jakarta dengan mengendarai dua mobil. Dua tersangka mengendarai mobil Suzuki ertiga B-2254-KFB, dan seorang lagi yang masih buron mengendarai mobil honda jazz.
Sesampainya di SPBU Batangan ketiganya kembali mengkonsumsi sabu. Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan, karena tertinggal kedua tersangka yang dalam pengaruh sabu berbelok arah, hingga berhenti di depan Bank Mandiri di sekitar Pasar Trangkil. Karena kehilangan kesadaran akibat over dosis mengkonsumsi sabu, keduanya saling tengkar, membuka pakaiannya, bahkan memakan tinja mereka.
Menyinggung soal adanya dugaan keduanya memiliki penyimpangan seksual, Kapolres Pati AKBP Jon Wesley Arianto SIK menegaskan, berdasarkan pemeriksaan psikologi tim dokter asesmen, dr Puspita dan dr Evi Z.V menyatakan mereka tidak ada gangguan kejiwaan.(•)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla