Pati, Kota – Setelah hampir dua bulan melakukan penyelidikan akhirnya Polres Pati berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat). Ungkap kasus tersebut berkat kerjasama dengan Polres Grobogan, terhadap salah seorang anggota komplotan yang tertangkap lebih dulu. Seorang tersangka pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) tersebut, bernama Ngadimin, berusia 51 tahun warga Desa Singorojo Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara.

Kapolres Pati AKBP Jon Wesley Arianto SIK diwakili Kasubbag Humas IPTu Agung Suharyono mengatakan, ungkap kasus tersebut setelah Polres Pati menerima informasi dari Polres Grobogan yang telah berhasil menangkap tiga pelaku curat beras dan gabah yang telah ditahan di rumah tahanan Grobogan. “Setelah dilakukan introgasi, pelaku telah melakukan perbuatan pencurian di wilayah hukum Pati, bersama Ngadimin,” tuturnya.
Setelah melakukan introgasi dan mendapatkan identitas dan alamat dari pelaku yang masih buron, tim resmob Polres Pati melakukan penangkapaan terhadap Ngadimin di rumah kediamannya. “Berdasarkan keterangannya, Ngadimin, dia mengaku telah melakukan perbuatan pencurian di Desa Sundoluhur Kecamatan Kayen bersama tiga pelaku yang telah tertangkap dan ditahan di Rumah Tahanan Grobogan, serta Bambang yang sedang menjalani proses hukum di Polres Kudus, pada Senin dinihari (16/7/2018),” ujarnya.
IPTu Agung Suharyono mengatakan, selain di wilayah Polsek Kayen, tindak pidana curat juga dilakukan tersangka di empat tempat lainnya. “Seperti tempat penggilingan padi turut Dukuh Sawo Desa Gunungsari Kecamatan Batangan dua kali, Desa Boloagung Kec. Kayen Kab. Pati sebanyak tiga kali, di Dukuh Grobog Desa Wonorejo Kecamatan Tlogowungu, serta di Dukuh Ngeluk Desa Panjunan Kecamatan Pati,” tuturnya.
Kapolres Pati AKBP Jon Wesley Arianto SIK diwakili Kasubbag Humas IPTu Agung Suharyono mengatakan, penyidik Polres Pati menyiapkan pasal 363 KUHP tentang pencurian untuk menjerat tersangka Ngadimin.(•)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla