Pati, Kota – Pemerintah Pusat kembali mengucurkan bantuan alokasi dana desa (ADD) untuk pembiayaan pembangunan di wilayah Kabupaten Pati. Bantuan ADD untuk tahun ini naik empat persen dibanding ADD 2018.
Total alokasi dana desa (ADD) yang diterima Kabupaten Pati pada tahun ini mengalami kenaikkan Rp6,015 milyar menjadi Rp142,158 milyar lebih. Rincian besaran persentasenya yang diterima setiap desa harus menyesuaikan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 199/PMK.07/2017 tentang tatacara pengaloklasian dana desa.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades) Kabupaten Pati Dr Muhtar, rincian persentase penerimaan oleh masing-masing desa sepuluh persen untuk jumlah penduduk, lima belas persen luasan wilayah desa, lima puluh persen angka kemiskinan desa, serta dua puluh lima persen indeks kesulitan geografis. “Jadi ada kenaikan empat persen. Jadi tadi sudah kita hitung dengan formula, yang awalnya dihitung dengan tim fasilitasi kabupaten,” tuturnya.
Menurt Muhtar, untuk mengantisipasi agar tidak terjadi penurunan ADD yang diperoleh desa dibanding tahun sebelumnya, diperlukan variable intervensi untuk mengakomodir penurnan ADD tahun 2019 dibanding 2018. Bila semua desa di Pati sudah terpenuhi, maka sisa penghitungannya dibagi rata ke semua desa.”Karena dilakukan dengan terbuka sesuai dengan data yang akuntabel dan valid, sehingga semua desa bisa menerima bantuan ADD tersebut,” tuturnya.
Kepala Dispermades Pati Dr Muhtar mengatakan, selain ADD, bantuan Dana Desa (DD) yang diterima secara keseluruhan di Kabupaten Pati juga mengalami kenaikkan. Yakni naik tiga belas persen menjadi Rp417,038 milyar.(•)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla