Pati, Kota – Rumah pengusaha sarang burung walet dan kacang kulit di Dukuh Ngeluk Desa Panjunan Kecamatan Pati menjadi sasaran kawanan perampok, Rabu dinihari (9/1/2019). Untuk melumpuhkan penjaga dan penghuni rumah, perampok mengancam menggunakan senjata tajam dan salah satunya diduga menggunakan senjata api.
Aksi perampokan di rumah Hari Mulyono, 58 tahun, seroang pengusaha sarang burung walet dan kacang kulit itu, terjadi pada pukul 02.00 dini hari. Kawanan perampok yang berjumlah lima orang berpenutup wajah itu yang muncul dari belakang rumah melumpuhkan dua penjaga dengan todongan parang dan satu pistol.

Kapolres Pati AKBP Jon Wesley Arianto SIK mengatakan, setelah menodongkan parang dan pistol para pelaku mengikat kaki dan tangan penjaga rumah korban dengan menggunakan tali rafia dan kain, serta membekab mulut menggunakan lakban. “Saat ini pelakunya masih dalam penyelidikan, yang mana modus operadinya mengikat penjaga rumah kemudian, kemudian melakban mulut setelah menodongkan senjata tajam dan salah satunya diduga menggunakan senjata api,” ujar Kapolres.
Setelah penjaga rumah berhasil dilumpuhkan, kawanan perampok masuk rumah korban lewat jendela menuju dan mendobrak kamar korban. Korban Hari Mulyono diikat seperti kedua penjaga rumahnya, sedang istri korban yang tidak diikat disuruh menunjukkan tempat menyimpan barang berharga. Setelah mendapat uang dan barang berharga kawanan perampok meninggalkan rumah korban. “Untuk kerugiannya, pemilik rumah (korban) kerugiannya mencapai tiga ratus juta rupiah. Itu berupa uang ringgit Malaysia dan uang dollar Amerika,” katanya.
Kapolres AKBP Jon Wesley Arianto SIK mengatakan, saat ini petugasnya masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, serta melakukan olah tempat kejadian perkaran (TKP). AKBP Jon Wesley Arianto SIK berharap, pelakunya segera dapat ditangkap.(•)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla