Pati Awali Inisiasi Gunakan Aplikasi Siskeudes

Pati, Kota – Kabupaten Pati merupakan kabupaten di Indonesia yang paling awal menginisasi penggunaan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Sehingga Pemerintah Pusat mengapresiasi keberhasilan Kabupaten Pati dalam menerapkan aplikasi tersebut ke seluruh desa dan kelurahan di wilayahnya.  Dibanding dengan ribuan kabupaten lain di Indonesia, Pati merupakan kabupaten yang paling awal menggunakan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) di seluruh desa dan kelurahan.

“Total desa di Indonesia ada 74ribu. Dari 74 ribu desa itu hanya 21 diantaranya Pati didalamnya yang sudah online di seluruh desanya,” demikian Direrktur Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Wilayah I BPKP Jawa Tengah Adi Gumawan, pada Workshop Evaluasi Implementasi sistem tatakelola keuangan desa dengan Siskeudes di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (14/1/2019).
Adi Gumawan menjelaskan, aplikasi Siskeudes ini ditujukan untuk mempermudah, dan mengawal akuntabilitas keuangan desa itu dapat berjalan dengan tertib, akuntabel dan transparan yang disesuaikan dengan peraturan yang berlaku. “BPKP dalam berperan tidak hanya pada Siskeudes saja, tetapi juga dalam hal Sistem Informasi Akutansi Badan Usaha Milik Desa (Siak-BUMDes), pemberian pemahaman terhadap berbagai regulasi, serta bimbingan teknis. Kalau di Pati ini dengan Perwakilan BPKP Jawa Tengah,” jelasnya.
Untuk menghindari dampak hukum dan penyimpangan akibat kelalaian dalam pengelolaan keuangan desa itu, kata Direrktur Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Wilayah I BPKP Jawa Tengah Adi Gumawan, pihaknya juga telah pelatihan dan peningkatan kapasitas SDM Pemda maupun Pemdes, atau lembaga-lembaga yang memiliki perhatian ingin membantu dalam pengelolaan keuangan desa.
Workshop evaluasi implementasi sistem tatakelola keuangan desa dengan Siskeudes itu, turut dihadiri Anggota Komisi XI DPR RI Donny Imam Priyambodo, Bupati Haryanto dan jajaran Forkompinda, serta para Kades se-Kabupaten Pati.(•)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla