200 Rumah Warga di Desa Dukuhseti Terendam Banjir

Pati, Dukuhseti – Ratusan rumah di Desa Dukuhseti Kecamatan Dukuhseti, sejak sepekan terakhir ini terendam banjir. Bagian dari mereka yang terdampak luapan air dari Sungai Lenggi, masih bertahan di rumah-rumah mereka yang terendam banjir dengan ketinggian hingga lima puluh senti meter.
Ratusan rumah warga di Desa Dukuhseti yang kebanjiran atau terendam banjir tersebut, tersebar di Dukuh Kedawung dan Dukuh Dukoh, dengan ketinggian atau kedalama air bervariasi. Bahkan pada Minggu malam (27/1/2019) ketinggian air sempat mencapai satu meter.

Dikonfirmasi Kades Dukuhseti Kecamatan Dukuhseti Sukarji mengatakan, banjir yang menggenangi ratusan rumah warganya itu terjadi sejak empat hari lalu, saat kawasan timur lereng Gunung Muria dan wilayah Kecamatan Dukuhseti diguyur hujan deras beberapa jam lamanya. “Yang tergenang banjir itu, di Dukuh Kedawung itu ada 125 KK, terus yang Dukoh Kidul ada 30 KK, kurang lebih ada 200 KK,” demikian Kades Dukuhseti.
Sukarji menambahkan, sebagian warga yang terdampak banjir terutama di bantaran Sungai Lenggi yang ketinggian sempat mencapai satu meter, harus mengungsi ke tempat-tempat yang lebih tinggi. Seperti di jalan raya penghubung antar kecamatan, maupun jalan penghubung antar desa. “Tapi juga ada yang bertahan di rumah-rumah mereka. Pertimbangannya karena harta benda yang tidak bisa ditinggalkan. Ada juga sebagian dari mereka juga mengungsi ke tempat atau rumah-rumah saudaranya,” ujarnya.
Kades Dukuhseti Kecamatan Dukuhseti Sukarji mengatakan, sejak beberapa jam ketinggian air sudah mulai surut. Namun warga tetap diimbau tetap waspada ketika terjadi hujan deras yang turun dengan durasi yang cukup lama. Ini, untuk menghindari dampak terburuk ketika terjadi banjir.
Relawan BPBD, Tagana Dinsos serta Satuan Sabhara Polres Pati telah bergerkan ke lokasi saat menerima informasi banjir, untuk melakukan evakuasi terhadap warga terdampak dengan menggunakan perahu karet.(•)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla