Di Pati, Delapan Desa Terendam Banjir, Satu Desa Terlanda Putting Beliung

Pati, Kayen – Guyuran hujan yang turun dengan deras dan lama di wilayah Pati kawasan selatan berdampak delapan desa di wilayah Kecamatan Kayen terendam. Sementara angin putting beliung menerjang di permukiman warga di Desa Sarimulyo Kecamatan Winong.
Hujan yang turun dari pagi hingga jelang malam, Minggu kemarin (27/1/2019), berdampak sungai-sungai yang melintas di wilayah Kecamatan Kayen meluap. Akibat luapan air sungai itu terjadi banjir bandang, hingga menyebabkan ratusan rumah warga yang tersebar di delapan desa tergenang untuk beberapa jam lamanya.

“Banjir bandang itu terjadi pada Senin (28/1/2019) dari sekitar pukul 03.50 hingga pukul 06.00. Daerah yang terlanda banjir bandang itu terparah dengan kedalam hingga satu meter,” demikian Camat Kayen Drs Didik Rusdiantono saat dikonfirmasi radi PAS Pati.
Didik Rusdiantono mengatakan, desa-desa yang terdampak banjir bandang (kiriman) itu meliputi Desa Kayen, Desa Jatiroto, Desa Srikaton, Desa Pasuruhan, Desa Trimulyo, Desa Talun, Desa Pesagi dan Desa Boloagung. “Banjir bandang juga mengakibatkan terganggunya lalulintas kendaraan dari Pati ke Purwodadi dan sebaliknya. Jalan penghubung antar desa juga tergenang. Pada siang hari, ketinggian air berangsur-angsur surut, dan jalan penghubung antar kabupaten maupun antar kecamatan dan antar desa sudah dapat kembali dilewati,” jelasnya.
Camat Kayen Didik Rudiantono mengatakan, tidak ada warga terdampak yang mengungsi, maupun korban meninggal dunia.
Sementara itu tiga puluh lima unit rumah warga diwilayah Kecamatan Winong, tepatnya di Dukuh Gendohan dan Dukuh Gebyaran Desa Sarimulyo rusak ringan akibat putting beliung. Bencana angin putting beliung tersebut hanya mengakibatkan kerugian material karena banyak genteng yang porak poranda.(•)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla