Cetak
Dilihat: 1190

Pati – Hari Jadi  Provinsi Jawa Tengah, yang tepat pada 15 Agustus, tahun ini memasuki usia ke-67. Peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah  tingkat Kabupaten Pati berlangsung di halaman Pendopo Kabupaten Pati, Selasa pagi (15/8) dengan Inspektur Upacara Plh Bupati Pati, Ir. Suharyono, MM. Upara peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah, diikuti para pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Pati, serta pejabat dan PNS Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pati.

Plh Bupati Pati, Ir. Suharyono, MM mengatakan, hari ini kita melaksanakan upacara dalam rangka memperingati HUT Ke 67 Pemprov Jateng sekaligus memperingati HUT Kemerdekaan RI yang ke72 dan Hati Jadi Kab. Pati ke 694.
“Selamat melanjutkan pengabdian Dirgahayu Pemprop Jateng ke 67. Sebagai lembaga pemerintah, Gubernur Jateng menekankan agar pelayanan kepada masyarakat ditingkatkan supaya lebih cepat, murah, dan ramah. Gubernur Ganjar juga membacakan deklarasi Masyarakat Jateng (Revolusi Mental). Yang dilihat masyarakat adalah layanan. Infrastruktur dan lainnya yang ada fisik-fisiknya itu gampang kalau ada duitnya,” katanya.
Suharyono menambahkan, problem yang dihadapi sekarang, bagaimana melayani masyarakat sesuai deklarasi Revolusi Mental.  Dan Jawa Tengah telah menjadi garda terdepan melawan radikalisme, dan terorisme.
“Yang menjadi harapan masyarakat, infrastrukrur di Jawa Tengah harus bertambah maju. Dan masih banyak PR dan tugas yang perlu pembenahan terutama bidang kesehatan dan pendidikan,” katanya.
Pada  2018, tutur Plh Bupati Pati, Suharyono, Jawa Tengah memasuki  tahun politik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta secara nasional pada 2019  memasuki tahun politik Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.(•)

0
0
0
s2smodern
powered by social2s