Kasus Pembunuhan di Gabus Masuki Tahap Tuntutan

Pati, Margorejo – Kasus pembunuhan berlatar belakang asmara di depan SMPN 1 Gabus, memasuki tahapan tuntutan. Setelah sebelumnya terdakwa melalui kuasa hukumnya mengajukan tiga saksi meringankan (a de charge) untuk diperiksa keterangannya oleh Majelis Hakim.
Terdakwa perkara pembunuhan Dwi Sulistyo, 27 tahun warga Desa/Kecamatan Gabus kembali dihadirkan dipersidangan di Pengadilan Negeri Pati, Kamis (7/2/2019). Pada sidang siang itu, terdakwa mengajukan tiga orang saksi untuk memberikan keterangan terkait perkara yang menjeratnya, agar mendapatkan keringanan hukuman.

“Terdakwa didampingi pengacaranya mengajukan saksi meringankan (a de charge) di pengadilan. Masing-masing Ketua RT, perangkat desa dan tetangganya,” jelas Jaksa Penuntut Umum Indah Kurnianingsih SH.
Selesai memeriksa kesaksian tiga saksi meringankan itu, Majelis Hakim kembali menunda persidangan hingga Selasa pekan depan (12/2/2019), dengan agenda mendengarkan pembacaan surat tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Didalam surat dakwaan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjelaskan, terdakwa Dwi Sulistyo telah melakukan tindak pidana melawan hukum hingga mengakibatkan Sugiyarto, 47 tahun warga Desa Brati Kecamatan Kayen meninggal dunia. “Terdakwa Dwi Sulistyo mengaku karena merasa terinjak-injak harga dirinya, akhirnya menghabisi korban Sugiyarto dengan menggunakan parang. Selain mengenai leher, tebasan parang terdakwa juga mengakibatkan luka di delapan tempat ditubuh korban,” tutur JPU.
Akibat perbuatannya itu, terdakwa Dwi Sulistyo didakwa dengan pasal 340 KUHP subsider pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman dua belas tahun penjara.(•)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla