Terdakwa Pengguna Dokumen Palsu Untuk Menggugat Divonis 3 Bulan Penjara

Pati, Margorejo – Majelis Hakim akhirnya memutus perkara penggunaan surat atau dokumen palsu sebagai barang bukti gugatan. Majelis Hakim yang menyidangkan perkara tersebut, menjatuhkan vonis lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum.
Majelis Hakim menjatuhkan hukuman tiga bulan penjara dengan masa percobaan selama enam bulan, kepada terdakwa Soekardiman warga Desa/Kecamatan Margorejo pengguna surat atau dokumen palsu dalam sidang gugatan perdata di pengadilan. Majelis Hakim yang terdiri dari AA Putu Putra SH (Hakim Ketua) serta Dyah Retno Y SH MH dan Rida Nur Karima SH Mhum (Hakim Anggota).

Mewakili Majelis Hakim yang menyidangkan perkara tersebut, Humas Pengadilan Negeri Pati Niken Rochayati SH mengatakan, hukuman tiga bulan yang dijatuhkan itu terdakwa tidak perlu menjalani, kecuali dikemudian hari ada keputusan hakim, yang disebabkan terdakwa melakukan tindak pidana selama masa percobaan selama enam bulan.
“Dalam pertimbangan Majelis Hakim antara pelapor dan terdakwa itu merupakan ayang dan anak, dan mereka sama-sama menganut agama Islam. Harapannya dengan adanya putusan itu, hubungan baik antara mereka tetap terjalin dengan baik,” Niken Rochayati SH.
Humas Pengadilan Negeri Pati mengatakan, pertimbangan-pertimbangan lain yang melandasi putusan Majelis Hakim juga berdasar kearifan lokal, sosial serta kultur budaya masyarakat khususnya di Kabupaten Pati. Majelis Hakim juga berkeyakinan perbuatan terdakwa Soekardiman melanggar tindak pidana seperti yang didakwakan Jaksa Purwono SH.
“Putusan tersebut sesuai dengan dakwaan subsider seperti yang diatur dalam pasal 263 (2) KUHP. Sedang barang bukti sebagian ada yang disita pengadilan, dan sebagian lainnya dikembalikan kepada pemiliknya,” kata Humas Pengadilan Negeri Pati.
Atas putusan Majelis Hakim itu, baik terdakwa Soekardiman didampingi Pengacara Suyoto SH MH dan Joko Sukendro SH maupun Jaksa Purwono SH menyatakan pikir-pikir selama sepekan.
Dalam perkara ini, terdakwa Soekardiman menggunakan dokumen palsu berupa surat kuasa dan surat perjanjian kesepakatan bersama istrinya (almarhumah) Retno Rukiyati dalam perkara gugatan, untuk mendapatkan kunci safe deposite boks yang berisi sejumlah surat berharga, diantaranya BPKB serta sertifikat tanah hak milik. Semasa hidupnya almarhum Retno Rukiyati (istri terdakwa) mempercayakan kepada seorang anaknya untuk memegang kunci deposite boks yang ada di bank.(᎐)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla