Saksi Parpol di TPS Penting Saat Pemilu

Pati, Kota – Keberaaan saksi dari parpol di tempat-tempat pemungutan suara (TPS) saat pemilihan umum baik pileg maupun pilpres, penting. Bukan hanya sebagai saksi bagi parpolnya saja, tapi bisa menjadi saksi ketika terjadi perselisihan perolehan hasil pemilu di TPS bersangkutan.
Partai-partai politik (parpol) wajib menempatkan saksi-saksinya di seluruh tempat-tempat pemungutan suara (TPS) untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya perselisihan pemilu. Setidaknya satu saksi parpol berada di satu TPS.

“Salah satu penyebab konflik-konflik dilapangan itu antara lain tidak adanya saksi. Oleh karena itu saksi sekarang ini menjadi masalah, karena partai-partai politik yang ada di Kabupaten Pati baru delapan parpol yang menyerahkan daftar saksinya,” demikian anggota Komisi II DPR RI H Firman Soebagyo SE MH, menanggapi lambannya parpol peserta pemilu di Pati yang menyerahkan data saksi yang akan di tempatkan di TPS pada pemilu mendatang.
Dalam kunjungannya ke Bawaslu Kabupaten Pati untuk mendapatkan masukan-masukan dalam penyusunan rancangan undang-undang yang sedang dibahasnya itu, H Firman Soebagyo SE MH menegaskan, lambannya parpol-parpol menyerahkan data saksinya itu, justru akan mengganggu kinerja Bawaslu terkait bimbingan teknis. “Kegiatan ini tentu ada tuntutan dari parpol yang menghendaki ada uang transport. Pada hal ini tidak ada anggaran yang dialokasikan untuk itu. Nah ini kan persoalan yang harus kita selesaikan,” jelasnya.
Dalam kunjungannya itu, Anggota Komisi II DPR RI H Firman Soebagyo SE MH juga menerima masukan terkait hasil simulasi penghitungan suara pemilu mendatang, akan memakan waktu lebih lama dari yang dijadualkan. Sehingga pihak-pihak terkait dan parpol harus mulai memikirkan kemungkinan yang terjadi diluar dugaan.(∙)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla