57 Persen Wajib Pajak di Pati Gunakan Layanan Online

Pati, Kota – Wajib Pajak di wilayah Kabupaten Pati belum seluruhnya menggunakan layanan online untuk pelaporan SPT. Sehingga KPP Pratama Pati terus menyoliasasikan penggunaan layanan tersebut, hingga ke kecamatan-kecamatan. KPP Pratama Pati telah meluncurkan aplikasi e-filling untuk pelayanan pelaporan SPT tahunan PPh orang pribadi bagi wajib pajaknya. Sejak peluncurannya pada Januari 2018 lalu, belum seluruh wajib pajaknya menggunakan aplikasi tersebut.

Pada acara Hari Panutan Pajak dan Penyampaian SPT Tahunan PPh orang pribadi tahun pajak 2018 di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (13/3/2019), Kepala KPP Pratama Pati Sudarmawan Haris Hartadi mengatakan, sampai hari ini wajib pajak yang sudah menggunakan e-filling mencapai 57% atau berkisar antara lima belas ribu hingga enam belas ribu. “Ini sudah lumayan naik, dan kita masih menunggu karena untuk karyawan pembuatan pengaduan agak terlambat, yang pada awal Maret baru jadi. Jadi secara otomatis mereka baru membuat atau melaporkannya melalui e-filling. Sosialisasi penggunaan e-filling kepada wajib pajak tetap terus dilakukan sejak Januari 2019 ini hingga ke kecamatan-kecamatan,” katanya.
Untuk meningkatkan penggunanan layanan online e-filling, kata Kepala KPP Pratama Pati Sudarmawan Haris Hartadi, pihaknya menyosialisasikan aplikasinya itu kepada wajib pajaknya hingga ke kecamatan-kecamatan. “Jadi kita melakukan sosialisasi ke semua kecamatan sehingga wajib pajak ini mempunyai kesempatan semacam konsultasi. Kalau mereka kesulitan kita langsung melakukan konsultasi, kalau dia ada yang harus ditanyakan ya kita sampaikan kepada mereka. Bahkan penyampaian SPT tahunan melalui e-filling ini sangat membantu sekali,” ujarnya.
Kepala KPP Pratama Pati Sudarmawan Haris Hartadi berharap melalui Hari Panutan Pajak yang dipelopori Bupati Pati Haryanto yang menyampaikan pelaporan SPT tahunannya melalui e-filling masyarakat Kabupaten Pati juga melakukan penyampaian pelaporan SPT-nya secara e-filling.
Hal senada juga disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pati Turi Admoko. Hari panutan pajak juga untuk memotivasi para wajib pajak untuk segera membayar pajak tepat waktu sebelum jatuh tempo. Tahun ini, target anggaran pajak daerah Kabupaten Pati senilai Rp73,688 milyar lebih, yang hingga 12 Maret 2019 ini telah terealisasi Rp9,881 milyar lebih atau tercapai 26,98%. “Sedang baku tetap PBB-P2 2019 senilai Rp20,586 milyar lebih, dengan target Rp20milyar yang baru terealisasi Rp8,235 milyar atau 41,17% ,” ujarnya.
Menurut Kepala BPKAD Kabupaten Pati Turi Admoko, sebanyak 180 desa telah lunas, dan Gembong menjadi satu-satunya kecamatan yang lunas PBB-P2nya. Mereka pun menerima apresiasi dari KPP Pratama Pati berupa penghargaan yang diserahkan Bupati Pati Haryanto disaksikan pejabat Forkompinda lainnya.(●)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla