Gandeng Disdukcapil, KPU Telusuri Pemilih di Lembaga Pemasyarakatan Pati

Pati, Kota – Untuk melindungi pemilih yang kini menjalani masa hukuman, KPU Kabuapten Pati menggandeng Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), melakukan perekaman data e-KTP kepada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pati.
Agar tidak kehilangan hak politiknya pada Pemilu Serentak 2019 mendatang, KPU bersama Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pati, melakukan perekaman data warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Pati, Jumat (15/3/2019).

Komisioner KPU Kabupaten Pati Khoirun Nikmah mengatakan, pihaknya memfasilitasi tujuh puluh tiga warga binaan penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pati, agar nantinya mereka bisa mencoblos. Ini untuk melindungi hak pilih warga binaan tersebut, agat tetap bisa mencoblos saat Pemilu Serentak, Rabu (17/4/2019).
“Untuk mereka yang sudah teridentifikasi kita akan fasilitasi keterangan pindah memilih (A5) nya. Kemudian yang belum teridentifikasi kami sudah berkoordinasi dengan Disdukcapil untuk melakukan perekaman,” ujarnya.
Khoirun Nikmah menuturkan, hingga sekarang ada seratus sepuluh pemilih yang akan mencoblos atau menggunakan hak konstitusinya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pati. Namun, pihaknya juga menunggu perkembangan dari hasil perekaman data e-KTP. Bila diketemukan kembali identitas ke 73 warga binaan, secara otomatis akan bertambah menjumlah pemilihnya menjadi 183 orang.
Kasubsi Reg & Binkesmas Lapas Kelas II B Pati Krismiyanto mengatakan, dari total 350 warga binaan penghuni Lapas, 172 orang diantaranya warga Kabupaten Pati, dan sisanya warga dari berbagai daerah. “Dari total warga binaan yang memiliki hak pilih, 110 diantaranya sudah lengkap, dan 62 elemen datanya yang belum lengkap. Jadi pada 15 Maret 2019 ini, dari Disdukcapil dan KPU kembali mengulang untuk perekaman e-KTP di Lapas Kelas II B Pati dan ada tambahan 10 orang dari Lapas Pati jadi jumlah 73 orang di dalam Kabupaten Pati yang saat ini dilakukan perekaman data,” kata Kasubsi Reg & Binkesmas Lapas Kelas II B Pati.
Petugas Disdukcapil Kabupaten Pati tidak bisa melakukan perekaman data bagi 178 warga binaan yang berasal dari luar daerah karena di luar wilayah kerja. Sementara yang sudah ketemu identitasnya, KPU Kabupaten Pati akan berkoordinasi secara lintas kabupaten dan lintas provinsi untuk meminta bantuan KPU kabupaten/kota mencarikan identitasnya, dalam memfasilitasi pembuatan formulis A5 atau pindah memilih dari tempat asal. Karena batas pengajuan pindah memilih atau mendapatkan formulir A5 hingga 17 Maret 2019.(●)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla