Imam Suroso Berjanji Dorong Pemerintah Normalisasi Sungai Juwana

Pati, Kota – Upaya Pemerintah Pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana, yang berencana hendak menormalisasi Sungai Juwana, mendapat tanggapan positif. Karena sealma ini, Sungai Juwana disinyalir menjadi penyebab banjir yang sering melanda sebagian wilayah Kabupaten Pati dan Kabupaten Kudus.

Normalisasi Sungai Juwana sepanjang lima kilo meter dari Jembatan Juwana hingga ke muara, segera dilakukan dalam beberapa pekan mendatang. Bahkan persoalan Sungai Juwana sempat mencuat saat Muskerbangwil se Bakorwil Pati, di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (27/3/2019) yang dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan para bupati. Bahkan anggota Komisi I DPR RI Imam Suroso mengapresiasi. Seperti halnya penanganan banjir yang sempat terjadi di Juwana. “Kaitannya Juwana tadi pusat banjir yang menjadi penyebab banjir baik di Kudus maupun di Pati, maka saya akan menggunakan anggarannnya, saya akan loby dengan Komisi V DPR RI serta Menkeu dan Bappenas. Agar Pemerintah segera memperbaiki dan merapikan alur sungai agar tidak ada masyarakat yang dirugikan akibat banjir yang sering terjadi akibat penyumbatan di aliran Sungai Juwana,” terangnya.
Anggota Komisi I DPR RI Imam Suroso mengaku, apa yang dikerjakan gubernur bersama para bupati di Bakorwil Pati layak untuk ditiru daerah-daerah lain, dalam membangun daerahnya. “Sepertinya Pak Ganjar langsung menindaklanjuti kendala-kendala yang dihadapi pelaku UMKM, dan disabilitas menurut saya bagus. Gubernur langsung pada pokok kendala yang dihadapi dan memerintahkan stafnya untuk meminta nomor kontak dan langsung bergerak, untuk menelusuri kendala-kendala yang disampaikan masyarakat kepada Gubernur,” ujar Imam Suroso.
Anggota Komisi I DPR RI Imam Suroso berharap, alokasi anggaran dari APBN yang telah ada dapat menopang APBD Provinsi yang masih kurang untuk normalisasi Sungai Juwana. Untuk normalisasi Sungai Juwana sendiri, Pemerintah Pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana telah mengalokasikan anggaran senilai Rp40 milyar.(●)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla