Berbekal Kartu Sakti, Jokowi Yakin Dapat 90 Persen Suara di Solo

Pati, Kota – Dari Solo dikabarkan, capres 01 Joko Widodo (Jokowi) yakin memperoleh sembilan puluh persen suara di wilayah yang pernah dipimpinnya. Jokowi akan mengulang pada Pemilu 2014 lalu, dengan kemenangan suara telak delapan puluh empat persen. Apalagi dengan berbekal program kartu saktinya, perolehan suara akan semakin meningkat. Seperti saat berkampanye terbuka di Stadion Sriwedari Solo, Jokowi yang berpasangan dengan KH Ma`ruf Amin bahkan memamerkan program tiga kartunya yang pro rakyat kecil sekaligus menyejahterakan. Yakni Kartu Indonesia Pintar untuk kuliah, kartu pra kerja, dan kartu sembako murah.

Menurut Jokowi, kartu tersebut akan efektif dimulai awal tahun depan. Karena ini baru dianggarkan dan masih menjadi program capres. ”Kartu itu banyak manfaatnya. Kartu Indonesia Pintar untuk kuliah misalnya. Itu akan diberikan kepada anak SMA yang ingin melanjutkan kuliah, keluar negeri sekalipun. Kemudian Kartu Pra Kerja, yang akan didapat oleh para masyarakat yang belum kerja maupun korban PHK. Diharapkan dengan kartu pra kerja ini akan diberikan honor. Sedangkan kartu sembako murah, dengan ini ibu ibu akan bisa beli beras, minyak atau pun telur dan didiskon,” katanya.
Pada kesempatan itu Jokowi juga berpesan kepada relawannya untuk kerja keras untuk memperoleh suara yang ditargetkan. Sehingga pada saat pemilihan nanti, rakyat memilih dan mencoblos pasangan capres – cawapres 01. Dia juga mengimbau masyarakat untuk mengabaikan setiap berita hoaks dan berita-berita fitnah. “Saya ini yang paling banyak diserang, mulai dari akan melegalkan pernikahan sesama jenis lah, sampai melarang azan berkumandang dan banyak fitnah lainnya. Kita harus lawan. Harus diluruskan. Jangan kendor gas pool,” tegas Jokowi.
Apalagi dengan mengusung program-program nyata menjadi sebuah penegasan Jokowi memiliki kecakapan mengatasi masalah di lapangan. ”Jokowi ini sosok yang tepat untuk membawa bangsa Indonesia makmur dan sejahtera. Programnya jelas. Langsung menyasar ke wong cilik. Misalnya Kartu Indonesia Pintar, Kartu Pra Kerja, dan kartu sembako,” jelas caleg DPR RI Dapil Pati, Blora, Rembang dan Grobogan nomor urut 7 dari PDI Perjuangan.
Sementara caleg DPR RI Dapil Pati, Blora, Rembang dan Grobogan nomor urut 7 dari PDI Perjuangan Imam Suroso meminta, masyarakat memimilih pasangan capres – cawapres 01. Lantaran, Jokowi sudah profesional dalam memimpin negara dan sudah tersohor di forum internasional dalam pembangunan dan mensejahterakan rakyat.
"Serta sudah terbukti presiden Jokowi diakui negara lain, karena kesuksesannya dalam pembangunan Indonesia setelah 4 tahun memerintahannya berjalan. Dari situlah, Indonesia disegani masyarakat internasional," imbuhnya.
Sejumlah pimpinan parpol koalisi, Megawati, Puan Maharani, Ganjar Pranowo, anggota DPR RI Komisi IX Imam Suroso, dan Taj Yasin hadir pada kampanye terbuka yang dimeriahkan penampilan vokalis band Radja, dan Ian Kasela.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla