Sejoli Masuk Bui Tertangkap Nekat Curi Telepon Genggam Pintar

Pati, Kota – Sepasang mudi mudi kini harus berurusan dengan polisi. Mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, setelah mencuri telepon genggam pintar yang ditaruh pemiliknya di dasbord sepeda motor.
Aksi sejoli tersangka pencuri telepon genggam pintar di halaman Mapolres Pati itu, berinisial AJS berusia dua puluh tahun warga Desa Panggungroyom Kecamatan Wedarijaksa, dan IS berusia sembilan belas tahun remaja putri warga Dukuh Randu Desa Kuthoharjo Kecamatan Pati. Pencurian itu terjadi pada Sabtu (6/2/2019) sekitar pukul 11.00.

Wakapolres Kompol Danu Totok Pamungkas mengatakan, pencurian itu terjadi saat AJS hendak mengantas IS memperpanjang SKCK di Mapolres Pati. Karena pelayanan SKCK pada Sabtu libur keduanya bermaksud kembali. Namun sejoli tersebut tergoda dengan dua telepon genggam milik Bufi Anggraeni 42 tahun warga Perum Wijaya Kusuma Pati yang ditinggal di dasbord sepeda motornya di parkiran halaman Mapolres Pati. “Jadi saat itu ada dua telepon genggam pintar yang ditaruh di dashboard sepeda motor vario yang diparkir di halaman Mapolres Pati. Kemudian ada tersangka dua orang ini, karena mengetahui pelayanan SKCK sudah tutup pada hari Sabtu, keduanya kembali mengambil motornya di sebelah motornya ini ada dua telepon genggam di dasboardnya. Satu mengambil telepon genggam pintar warna merah, dan satu pelakunya lagi mengambil telepon genggam warna hitam,” ujar Wakapolres Pati.
Kompol Danu Totok Pamungkas menambahkan, menurut keterangan korban Bufi Anggraeni saat itu dia menaruh kedua telepon genggam pintarnya di dashboard sepeda motornya, karena terburu-buru untuk melatih pelajar SMAN 2 Pati yang mengikuti pengembangan diri Polisi Keamanan Sekolah (PKS). Namun ketika selesai latihan, dia mendapati kedua telepon genggam pintarnya sudah tidak ada. Korban melaporkan kehilangan barang elektroniknya senilai Rp6 juta, pada Rabu (27/3/2019). Dari laporan itu, tim buru sergap Satreskrim Polres Pati dengan berbekal rekaman CCTV, berhasil menangkap pelakunya AJS dan IS di rumah kontrakannya di Dukuh Ngagul turut Desa Winong Kecamatan Pati, pada Jumat malam (29/3/2019).
“Setelah kami mendapatkan informasi, kemudian kami memeriksa keterangan para saksi termasuk korban, akhirnya tim resmob dapat melacak pelaku sehingga dalam waktu beberapa hari dengan berdasar keterangan saksi kita mendapatkan pelakunya,” katanya.
Wakapolres Pati Kompol Danu Totok Pamungkas mengatakan, penyidiknya bakal menjerat kedua pelaku pencurian AJS dan IS (sejoli) itu dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla