Anggota Komisi II DPR RI Firman Soebagyo Serahkan Bantuan Sepuluh Motor Sampah

Pati, Kota – Sepuluh kelompok masyarakat di Kabupaten Pati menerima bantuan hibah motor sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI aspirasi anggota Komisi II DPR RI Firman Soebagyo. Motor-motor sampah itu, dapat mengurangi permasalahan sampah di Kabupaten Pati.
Kebersihan lingkungan menjadi aspek penting dari kegiatan masyarakat sehari-hari. Untuk menunjang penanganan sampah tersebut, anggota DPR RI Firman Soebagyo (putra daerah asal Desa Kedalon Kecamatan Batangan), menyerahkan hibah sepuluh motor sampah kepada lima BUMDes, kelompok pengelola sampah, karang taruna, pemuda pecinta lingkungan hidup, pedagang kaki lima (PKL), serta pondok pesantren.

“Ini tidak ada kaitannya dengan pemilu karena ini semata-mata ini kepedulian saya sebagai anggota DPR RI yang kebetulan putra daerah. Isu yang sekarang berkembang ini dampak sampah plastik hampir setiap hari kita tidak pernah menghitung, berapa botol plastik untuk air mineral untuk minuman di toko-toko dan sebagainya itu dibuang begitu saja dibuang ditempat sampah. Oleh karena itu, harapan ini dengan pemberian motor roda tiga pengangkut sampah ini nanti teman-teman bisa kerjasama,” demikian anggota DPR RI Firman Soebagyo usai menyerahkan hibah motor sampai itu kepada kelompok sasaran di halaman Setda Pati, Kamis (11/4/2019).
Firman Soebagyo mencontohkan motor sampah yang dikelola BUMDes setempat bisa dikerjasamakan untuk mengangkut sampah dari pasar desa yang pembuangannya secara sporadic, ke tempat penampungan sampah (TPS) yang sebelumnya dilakukan secara manual. Namun dengan adanya motor sampah itu, kelompok pengelola dapat memisahkan sampah organik dan anorganik agar dapat dimanfaatkan untuk pupuk dan maupun untuk mendukung industri-industri rumahan seperti di Desa Sekarjalak Kecamatan Margoyoso. “Di sana sampah plastik bisa diolah menjadi bahan baku membuat bata, dan itu bisa untuk membuat tekel, tembok dan dinding itu bagus sekali. Artinya kalau dari sepuluh motor roda tiga pengangkut sampah percontohan ini bisa menghasilkan sampah-sampah yang bisa diolah, nilai ekonominya ada di desa-desa itu sendiri. Penampung juga harus mengganti rugi, karena ini juga ada biaya perawatan, biaya bensin, kemudian organisasinya hidup sehingga mereka saling bersinergi,” jelasnya.
Ketua BUMDes Metropolitan Desa Lengkong Kecamatan Batangan Heri Suwandi mengaku terbantu dengan hibah motor sampah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI aspirasi anggota DPR RI Firman Soebagyo. Sehingga pengangkutan sampah akan lebih efisien, efektif dan cepat dari yang sebelumnya menggunakan tenaga manusia. “Kebetulan di Desa Lengkong ada pasar desa nanti juga dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk keperluan pasar pengangkutan sampah dan lain-lain melalui BUMDes. Kalau BUMDes bukan untuk kepentingan profit semata tapi juga untuk aspek sosial yang berguna untuk masyarakat. Motor roda tiga pengangkut sampah ini, sangat mendesak terutama untuk pengangkutan sampah, kita sudah memiliki tempat pembuangan akhir yang lalu masih menggunakan manual,” katanya.
Bantuan-bantuan hibah seperti ini, kata anggota DPR RI Firman Soebagyo, pihaknya akan terus memantau dan mengarahkan, sehingga masyarakat bisa kerjasama saling bersinergi seperti mengolahan plastik di Desa Sekarjalak Kecamatan Margoyoso, untuk menggerakkan ekonomi di desa. “Kalau ekonomi kuat di desa maka secara nasional pondasinya sangat luar biasa,” pungkas anggota Komisi II DPR RI Firman Soebagyo.(pas-gus).

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla