Perkara Sakau Narkoba Ditunda, Jaksa Belum Siap Tuntutan

101fm, Pati Margorejo – Perkara sakau atau over dosis narkoba dengan dua terdakwa warga Kabupaten Sampang Madura, masih harus tertunda. Sedang yang mengagendakan pembacaan tuntutan hukuman terhadap terdakwa oleh Jaksa kembali mundur sepekan lama.
Tertundanya sidang perkara sakau atau over dosis narkoba yang terjadi di depan Bank Mandiri Unit Trangkil turut Desa/Kecamatan Trangkil beberapa bulan lalu, karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum siap dengan surat tuntutan.

“Karena Penuntut Umum belum siap dengan tuntutannya, sehingga Majelis Hakim menunda persidangan selama satu Minggu ke depan, hingga Kamis (9/5/2019),” demikian Hakim Ketua Agung Iriawan SH, didampingi Hakim Anggota Bertha Arry Wahyuni SH MKn dan Niken Rochayati SH MHf, pada sidang Kamis kemarin (2/5/2019).
Hakim Ketua Agung Iriawan SH sebelum menutup sidang yang dipimpinya meminta kepada Penuntut Umum untuk mempersiapkan tuntutannya lebih serius lagi, sehingga sidang tidak ditunda lagi. “Sidang yang akan digelar kembali pada pekan depan masih mengagendakan pembacaan surat tuntutan dari Jaksa kepada kedua terdakwa,” jelasnya.
Seperti yang radio PAS Pati siarkan, terdakwa perkara narkoba ini, Marso dan Marhatam warga Kabupaten Sampang Madura didakwa karena diduga secara bersama-sama telah menggunakan narkoba hingga sakau tanpa busana, dan baru sadar setelah mendapat perawatan di rumah sakit untuk beberapa saat. Dari tangan pelaku polisi mendapati 1 (satu) bungkus plastik klip dengan berat total keseluruhan 0,54 gram.
Karena perbuatannya itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjerat dan mendakwa kedua terdakwa dengan pasal-pasal yang terkait dengan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla