Tuntutan Bagi Terdakwa Kasus Penyalahgunaan Narkotika di Trangkil Kembali Ditunda

101fm, Pati Margorejo – Sidang kasus penyalahgunaan narkotika hingga sakau berat tanpa busana di Pati, kembali digelar di Pengadilan Negeri Pati. Karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Pati belm siap dengan surat tuntutan, sidang kembali ditunda untuk kedua kalinya.
Dua terdakwa kasus penyalahgunaan narkotika, Marso dan Marhatam warga Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur, masih harus menunggu tuntutan hukuman yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada Majelis Hakim. Pasalnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum selesai menyusun surat tuntutan bagi kedua terdakwa.

Kepada radio PAS Pati, Humas Pengadilan Negeri Pati yang juga Hakim Ketua Agung Iriawan SH yang memimpin sidang itu mengatakan, karena jaksa belum siap dengan surat tuntutannya, sehingga sidang kembali ditunda. “Sidang ditunda selama sepekan hingga Kamis (16/5/2019), dengan agenda pembacaan surat tuntutan kepada kedua terdakwa kasus penyalahgunaan narkotika,” kata Agung Iriawan.
Hakim Ketua Agung Iriawan SH didampingi Hakim Anggota Bertha Arry Wahyuni SH MKn dan Niken Rochayati SH MH mengatakan, kedua terdakwa Marso dan Marhatam oleh jaksa telah didakwa melakukan tindakan melanggar hukum seperti yang tercantum dalam pasal-pasal yang terkait dengan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. “Majelis hakim memperingatkan supaya JPU lebih serius lagi dalam mempersiapkan tuntutannya, karena sudah 2 kali ditunda,” katanya.
Terdakwa penyalahgunaan narkotika, Marso dan Marhatam didakwa karena diduga secara bersama-sama telah menggunakan narkoba hingga sakau tanpa busana, dan baru sadar setelah mendapat perawatan di rumah sakit untuk beberapa saat. Dari tangan pelaku polisi mendapati 1 (satu) bungkus plastik klip dengan berat total keseluruhan 0,54 gram.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla