Enam Terdakwa Pelaku Perampokan di Panjunan Menunggu Tuntutan Hukuman

101fm, Pati Margorejo – Sidang perkara perampokan di Desa Panjunan Kecamatan Pati Kota dengan enam orang terdakwa, masih berlanjut di Pengadilan Negeri Pati. Para terdakwa pun harus kembali menunggu berapa tahun hukuman yang akan diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kasus perampokan di rumah korban Harie Moeljono Wiknjo Pranoto warga Desa Panjunan Kecamatan Pati itu terjadi pada Rabu (9/1/2019). Selang beberapa hari kemudian enam pelakunya tertangkap tim buser Polres Pati di wilayah Jakarta. Kini, kasus tersebut, telah memasuki tahap pengajuan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Rabu lalu (8/5/2019), Pengadilan Negeri Pati menggelar sidang kasus tersebut dengan agenda mendengarkan tuntutan dari JPU. Namun, Majelis Hakim kembali menunda persidangan kasus tersebut. “Karena JPU belum siap dengan surat tuntutannya, maka sidang kembali ditunda selama satu pekan, dengan agenda yang sama,” kata Hakim Ketua A.A. Putu Putra Ariyana, SH didampingi Hakim Anggota Rida Nur Karima SH MHum, dan Dyah Retno Yuliarti SH MH.
Kasus perampokan tersebut melibatkan enam terdakwa, bernama She Berawi, Kasrowedi, warga Nangroe Aceh Darusalam, Salidun warga Bekasi dan Lormen Hutabarat warga Tangerang Jawa Barat, Raedi Selyan warga Gunung Kidul Yogyakarta, serta Imam Supriyanto warga Blora. Dari keterangan kepolisian, mereka tertangkap di dua tempat berbeda di Jakarta pada Selasa (15/1/2019). “Karena perbuatannya itu JPU mendakwanya sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 365 ayat (2) ke-1, ke-2 dan ke-3 KUHP,” kata JPU Purwono SH dan Hernando Ariawan SH pada sidang pembacaan dakwaan, Selasa (2/4/2019).
Saat melakukan aksinya ke enam terdakwa pelaku perampokan itu, berhasil menggasak uang tunai dan perhiasan milik korban dengan nilai total Rp 1,3 milyar, yang sebagian sudah digunakan untuk berfoya-foya.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla