Maksimalkan Potensi PAD, Pemkab Pati Manfaatkan Aplikasi e-Retribusi

101fm, Pati Kota – Saat ini Pemerintah Kabupaten Pati sudah menggunakan apliaksi pembayaran retribusi elektronik atau e-retribusi. Sudah lima jenis retribusi menggunakan aplikasi elektronik, tinggal retribusi TPI yang kini masih menunggu sinkronisasi sistem IT dengan pihak bank.
Penerapan e-retribusi untuk lima jenis retribusi di Kabupaten Pati mampu mengurangi bocornya pendapatan asli daerah (PAD). Pemkab kini masih berupa mensikronkan penerapan IT milik Dinas Kelautan dan Perikanan dengan Bank Jateng untuk aplikasi e-retribusi TPI.

“Dengan penerapan e-retribusi itu diharapkan akan bisa merealisasi sesuai dengan fungsi yang ada. Karena sudah tidak ada yang bocor sehingga diharapkan sesuai potensi yang ada. Karena langsung dari para wajib retribusi itu ke kas daerah. Apalagi e-retribusi sudah berjalan semua, tinggal e-retribusi TPI itu diberi waktu hingga pertengahan Mei ini sudah siap,” demikian Kepala BPPKAD Kabupaten Pati Turi Admoko.
Menurut Turi Admoko, untuk percepatan penggunaan aplikasi e-retribusi TPI, Pemerintah juga sudah memfasilitas kedua belah pihak (Dislautkan dan Bank Jateng) untuk membahas soal integrasi IT-nya. “Ini sudah difasilitasi Pemerintah dengan pertemuan di ruang rapat Rayungwulan Setda Pati, dan diberikan waktu oleh Sekda Pati selama dua pekan untuk mengintegrasikan IT kedua pihak itu, sehingga pertengahan Mei sudah dapat di mulai,” ujarnya.
Kepala BPPKAD Kabupaten Pati Turi Admoko mengatakan, untuk melengkapi penerapan aplikasi itu, bakul dan nelayan di TPI memang membutuhkan pelayanan dari Bank Jateng untuk pembuatan rekening deposit untuk pembayaran retribusi melalui aplikasi e-retribusi. Hingga triwulan I 2019 ini, penyerapan retribusi seluruhnya telah terlampaui target 25 persen, dengan nilai nominal Rp 349 milyar.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla