Pelaku Pengeroyokan Dibekuk Saat Bersembunyi di Kost

101fm, Pati Kota – Kepolisian Sektor (Polsek) Juwana mengungkap perkara pengeroyokan yang mengakibatkan seorang pemuda mengalami luka-luka. Pengungkapan kasus tersebut, selang empat hari setelah terjadi korban pengeroyokan melaporkan ke polisi. Seorang dari empat pelaku dapat diringkus di lokasi pelariannya di wilayah Semarang.
Kasus pengeroyokan di sebuah tempat kost di Desa Growong Kidul Kecamatan Juwana, yang mengakibatkan seorang pemuda terluka akhirnya terbongkar. Jumat (17/5/2019) sekitar pukul 5.00, kerja petugas Polsek Juwana membuahkan hasil dengan berhasil menangkap pelakunya di sebuah tempat kost di wilayah Tlogosari Semarang.

Dikonfirmasi radio PAS Pati, Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto diwakili Kapolsek Juwana AKP Eko Pujiono membenarkan adanya ungkap kasus perkara pengeroyokan yang dilatarbelakangi dendam tersebut. Menurut Kapolsek Juwana AKP Eko Pujiono, aksi pengeroyokan itu terjadi pada Senin (13/5/2019) sekitar pukul 3.00, yang melibatkan empat orang pelaku berinisial ED, DB dan A yang kini masih buron. Satu pelaku diantaranya yang tertangkap bernama Kiswoyo alias Gendu, 35 tahun, warga Desa Bajomulyo Kecamatan Juwana. “Sekitar pukul 03.00 saat kejadian, datang sekelompok orang dengan mengendarai sepeda motor yang langsung turun dan memukuli korban secara berulang-ulang. Salah satu pelaku membacok korban dengan menggunakan sebilah pedang yang terbuat dari besi yang mengenai punggung sebelah kiri yang mengakibatkan luka robek dan berdarah, setelah itu para pelaku pergi,” katanya.
Setelah meninggalkan tempat kejadian, warga membawa korban yang terluka ke Rumah Sakit Budi Agung Juwana, untuk mendapatkan perawatan dan sebagian warga lainnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Juwana. Korban mengalami luka memar di bagian kepala dan wajah, serta luka robek dan berdarah di bagian punggung sebelah kiri. “Setelah mendapatkan perawatan korban diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan,” ujarnya.
Setelah mendapatkan bahan keterangan dari beberapa saksi, petugas mendapatkan petunjuk seorang pelaku penganiayaan yang sehari-harinya sebagai buruh harian lepas. Empat hari setelah menerima laporan, tersangka pelaku pengeroyokan bernama Kiswoyo dapat ditangkap di tempat kostnya di Semarang. Atas perbuatannya itu, penyidik Polsek Juwana bakal menjerat dengan pasal berlapis. Selain 170 KUHP tentang tindak pidana kekerasan dengan ancaman hukuman penjara lima tahun enam bulan, tersangka pelaku pengeroyokan Kiswoyo juga bakal dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman penjara paling lama dua tahun delapan bulan.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla