Dinas Lingkungan Hidup Pindahkan Sampah Berserakan di Desa Pangkalan

101fm, Pati Kota - Selama ini sebagian masyarakat di Kabupaten Pati belum mau berdisiplin dalam mengelola limbah rumah tangganya. Mereka hanya ingin mudah membuang sampah tanpa menghiraukan dampak pencemaran yang menganggu masyarakat.  Pemandangan kumuh dan bau yang menyengat akibat pembuangan limbah rumah tangga (sampah) itu sempat terlihat di Jalan Raya Juwana - Tayu turut Desa Pangkalan Kecamatan Margoyoso. Bukan hanya pencemaran lingkungan, sampah yang berserakan dipinggir jalan yang sengaja dibuang masyarakat yang kurang bertanggungjawab itu juga menggangu laju kendaraan yang melintas.

"Sebelum puasa hingga sesudah lebaran sampah semakin menumpuk. Khawatir saja jika tak ada tindak lanjut malah mengakibatkan orang terpeleset karena sampah memenuhi jalan. Sudah banyak yang jatuh gara-gara sampah di tepi jalan," papar Rahman warga sekitar lokasi.
Menurut Rahman, sampah yang dibuang seenaknya hingga memakan separuh bau jalan itu, membahayakan keselamatan pengguna jalan yang beberapa diantaranya terjatuh karena terpeleset.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati langsung menindaklanjuti keluhan masyarakat itu dengan memindahkan sampah-sampah itu ke tempat pembuangan akhir sampah (TPAS). Hal itu sekaligus mengedukasi agar tidak lagi ada yang membuang sampah sembarangan.
"Kami hanya menindaklanjuti masyarakat lalu memfasilitasi. Kalau mindset tidak berubah maka tidak bisa. Didekat lokasi dulu ada kontainer sampah dari DPU. Ada juga tpat percontohan pengolah sampah seperti di pasar Bulumanis dan kelompok pengolahan sampah seperti di Kajen Margoyoso, itu bersih bagus," demikian Kepala DLH Kabupaten Pati Purwadi diwakili Kabid Managemen Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Abdul Rohman.
Untuk memindahkan sampah-sampah itu, DLH Pati menurunkan dua unit truk sampah ke TPAS yang berjarak dua puluh lima kilometer dari lokasi tersebut. Selain itu, pihaknya memasang spanduk larangan membuang sampah di tempat tersebut. Spanduk imbauan itu juga mencantumkan sanksi pidana kurungan selama 5 bulan atau denda 50 juta rupiah pada Perda Nomor 7 tahun 2010 tentang pengelolaan sampah.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla