Salah Gunakan Narkotika dan Pertontonkan Pornografi Divonis Hukuman Berat

101fm, Pati Margorejo - Kasus penyalahgunaan narkotika hingga sakau tanpa busana di sekitar Pasar Trangkil Kecamatan Trangkil, Kamis (20/12/2019) lalu, telah memiliki kekuatan hukum tetap. Pengadilan Negeri Pati menjatuhkan hukuman berat kepada dua terdakwa pelakunya yang warga Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pati menjatuhkan hukuman penjara delapan tahun kepada terdakwa pelaku penyalahgunaan narkotika hingga sakau tanpa busana, Marhatam (40 tahun) dan Marso (34 tahun) warga Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur. Majelis Hakim yang dipimpin Hakim Ketua Agung Iriawan SH MH didampingi Hakim Anggota Bertha Arry Wahyuni SH MKn dan Niken Rochayati SH MH juga menjatuhkan hukuman denda satu milyar rupiah subsider enam bulan penjara kepada terdakwa.
"Majelis Hakim menyatakan terdakwa Marhatam alias Dony dan Marso, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana, yakni menyalahgunakan narkotika golongan I bagi diri sendiri dan turut serta mempertontonkan diri di muka umum yang menggambarkan ketelanjangan sesuai," demikian Hakim Ketua Agung Iriawan SH MH saat membacakan amar putusan Majelis Hakim, pada sidang yang digelar Kamis siang (13/6/2019).
Putusan itu, kata Hakim Ketua Agung Iriawan SH MH sesuai dakwaan ke satu subsidiair Pasal 127 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan dakwaan ke dua Pasal 36 Jo. Pasal 10 Undang-Undang Republik Indonesia No.44 Tahun 2008 tentang Pornografi Jo.Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana. Sedang dakwaan ke satu primer Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo.Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana, Majelis Hakim menyatakan tidak terbukti. "Pertimbangan yang memberatkan dalam putusan yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap itu, perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemberantasan narkotika, bertentangan dengan norma kesopanan yang tumbuh dan berkembang di masyarakat, dan meresahkan masyarakat sedang yang meringankan terdakwa bersikap sopan di persidangan serta belum pernah di hukum," ujarnya.
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pati juga memerintahkan barang bukti dari tangan para terdakwa dimusnakan, dan satu unit mobil Suzuki R3 dirampas untuk negara. Dalam sidang yang telah berlangsung tiga belas kali sejak 8 April 2019 itu dan terpisah itu, sikap terdakwa Marhatam dan Marso yang didampingi Penasehat Hukum Teguh Wijaya Irwanto SH dan Mohammad Agus Prasetyo SH serta Jakwa Penuntut Umum (JPU) K Agung Prabowo SH MH, Eko Yulianto SH MH dan Indah Kurnianingsih SH MH menyatakan menerima atas putusan Majelis Hakim.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla