Tersangka Utama Penusukan di Desa Guyangan Tertangkap Saat Nongkrong di Warung

101fm, Pati Kota – Satu lagi kasus penganiayaan yang melibatkan dua kelompok pemuda Desa Kertomulyo dan Desa Guyangan Kecamatan Trangkil, kembali tertangkap. Petugas menangkap tersangka pelaku utama penusukan korban pada malam takbiran itu, berlangsung di salah satu warung di Jl Tayu – Juwana.
Setelah menangkap Ahmad Mikwan alias Bin dan Selamet Ariyanto alias Arik pelaku yang terlibat dalam kasus penganiayaan di Desa Guyangan Kecamatan Trangkil, Satreskrim Polres Pati kembali menangkap tersangka pelaku dalam kasus ini. Tersangka Muhammad Rio Bimantoro (19 tahun) warga Desa Kertomulyo Kecamatan Trangkil merupakan pelaku utama penusukan yang mengakibatkan M Aklis warga Desa Guyangan Kecamatan Trangkil meninggal dunia.

“Dari penganiayaan yang dilakukan bersama-sama atau kasus pasal 170 ayat 2 ke 3 KUHP ini yang diduga menyebabkan korban meninggal dunia ini akibat tusukan dari pada barang bukti berupa (berupa sebuah pisau belati merk Columbia),” demikian Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto pada Saat konfrensi pers di halaman Mapolres Pati, Rabu (10/7/2019).
Sebelum tertangkap, kata Kapolres Pati tersangka sempat berpindah-pindah tempat, seperti ke rumah teman-temannya termasuk di wilayah Kabupaten Jepara. Namun dengan usaha keras petugasnya, tersangka utama Muhammad Rio Bimantoro berhasil ditangkap. Sementara pelaku yang tertangkap sebelumnya, sudah sempat melarikan diri ke Papua. “Tapi tersangka ini sempat melarikan diri ke Jepara, Semarang, kemudian wilayah Pati untuk menghindari penangkapan polisi dan terakhir tertangkap pada Selasa (9/7/2019) sekitar pukul 21.00,” tuturnya.
Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto mengatakan, meski telah menangkap tiga tersangka termasuk pelaku utamanya, polisi masih memburu sejumlah pelaku lainnya. Atas perannya, tersangka pelaku Muhammad Rio Bimantoro terancam hukuman dua belas tahun penjara.
Selain sebuah pisau belati, tim Satreskrim Polres Pati juga menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor honda beat. Peristiwa ini terjadi usai malam takbiran Rabu dini hari (5/6/2019) yang diawali dengan kesalahpaman atara kelompok pelaku dengan kelompok korban yang dalam pengaruh minuman beralkohol.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla