Cetak
Dilihat: 141

101fm, Pati Kota - Asosisasi Pengusaha Indonesia (APINDO) sepakat jika perusahaan dan pekerja yang tergabung dalam asosiasi itu menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan paling lambat 1 Januari 2015.

Kesepakatan ini tertuang dalam kegiatan penandatanganan nota kesepahaman antara BPJS Kesehatan dengan DPK APINDO mengenai pendaftaran peserta BPJS Kesehatan dari Badan Usaha, yang disaksikan oleh Ketua APINDO Pati di Kecamatan Pati (31/07/19).
“Kita berkomitmen untuk mendukung program pemerintah, dimana pengalaman kami selama mengikuti BPJS Kesehatan sangat menguntungkan karena kita dapat mengalihkan resiko kesehatan, dimana operasi yang memerlukan biaya mahal dapat dicover oleh BPJS Kesehatan” ungkap Agung Harsanto, Wakil Ketua 1 DPK Apindo Pati.
Beberapa poin penting yang diungkapkan pada nota kesepahaman antaran Apindo dan BPJS Kesehatan Pati adalah kedua belah pihak akan mendorong perusahaan-perusahaan untuk mendaftarkan seluruh karyawannya dalam Program JKN KIS serta tertib membayar iuran tepat waktu, APINDO dapat mendorong para pengusaha agar memberikan data dirinya dan pekerjanya berikut anggota keluarganya kepada BPJS Kesehatan secara lengkap dan benar, serta badan usaha dapat dianggap patuh apabila telah mendaftarkan seluruh pekerja dan anggota keluarga, termasuk pekerja yang masih berstatus sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI), melaporkan Gaji/ Upah pekerja kepada BPJS Kesehatan secara lengkap dan benar, dan melakukan pembayaran secara tepat waktu.
Kepala Kantor Cabang BPJS Kesehatan KC Pati, Surmiyati berharap dengan adanya penandatanganan komitmen bersama ini dapat meningkatkan kesepemahanan bagi para pengusaha untuk mendaftarkan seluruh karyawan sebagai peserta BPJS Kesehatan. “saya merasa prihatin jika ada masyarakat yang berstatus karyawan tapi masih terdaftar sebagai peserta mandiri karena belum didaftarkan oleh pemberi kerja, artinya mereka belum mendapatkan hak mereka untuk mendapatkan jaminan kesehatan dari pemberi kerja, jika kita sebagai pemberi kerja telah memberikan perlindungan jaminan kesehatan maka pekerja dalam bekerja akan tenang dan optimal”
Kegiatan hari ini penuh semangat, karena selain dihadiri oleh sekitar 70 badan usaha, juga dihadiri oleh Kajari Kabupaten Pati, Dedy Koesnomo. “Pengusaha harus paham tentang kewajibannya untuk mendaftarkan seluruh karyawannya pada BPJS Kesehatan karena sudah jelas diatur oleh Undang-Undang, pada pendekatan yang dilakukan juga sebisa mungkin melakukan pendekatan yang bersahabat dengan melakukan sosialisasi pada perusahaan-perusahaan tidak dengan melakukan pendekatan yang menakutkan untuk dapat menjalin hubungan yang baik dengan para pemilik perusahaan” tegasnya. (pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
powered by social2s