Pahamkan Generasi Muda Keanekaragaman Pangan Lokal Dengan Festival

101fm, Pati Kota – Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Ketahanan Pangan (Distapang) gencar memahamkan keanekaragaman pangan lokal ke generasi muda. Salah satunya penyelenggaraan Festival Pangan Lokal 2019 di halaman Stadion Joyokusumo selama dua hari, 9 – 10 Agustus 2019. Festival Pangan Lokal 2019 selama dua hari itu, untuk mengenalkan aneka keunikan produk makanan olahan lokal di Kabupaten Pati kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Bupati Pati Haryanto didampingi Plt Kepala Dinas ketahanan Pangan (Distapang) Ifan Bustanuddin mengatakan penyelenggaraan festival pangan olahan itu untuk melindungi produk pangan lokal dari produk pabrikan dari luar negeri. “Produk-produk pabrikan ini kalau membanjiri di seluruh Indonesia tentu akan menjadi ancaman bagi produk lokal kabupaten maupun daerah. Oleh karena itu kita kenalkan, harapan kita bukan para orang tua tapi anak-anak dari PAUD, TK, SD, SMP untuk mengenal pangan lokalnya. Jangan sampai nanti hasil produksi pertanian bapaknya tidak mau makan, justru makan makanan olahan dari luar negeri,” katanya.
Menurut Bupati Haryanto, Kabupaten Pati memiliki bahan baku pangan lokal yang tersebar di 401 desa dan 5 kelurahan. Dia mencontohkan, dari pisang dengan pengolahan yang kreatif dan inovatif , dapat dibuat kripik, atau ketela yang bisa dibuat gethuk atau tape. “Sekarang yang sudah inovatif itu makanan dari bahan baku ikan bandeng. Ikan bandeng itu bisa dibikin bakso, krispi, krupuk, naget, dan sebagainya. Kita tidak kalah, ternyata anak-anak kita suka. Kalau bapak-bapak lihat bandeng senang, tapi kalau dibuat bakso, krispi atau naget anak-anak senang,” jelasnya.
Selain lomba mewarnai gambar dan lomba melengkapi gambar tingkat TK dan SD, Festival Pangan Lokal dengan thema ‘Pangan Lokal Sebagai Kekuatan Untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan’ itu juga diselenggarakan lomba inovasi olahan pangan lokal dan bazar produk olahan pangan lokal.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla