Bambang Sumantri Nahkodai PDAM Tirta Bening Pati

Pati - Setelah lama kosong, akhir Direktur PDAM Tirta Bening Pati, akhirnya terisi juga. Rabu (30/8), Bupati Pati Haryanto, melantik Bambang Sumantri SKom, untuk menahkodai BUMD milik Pemkab Pati, yang melayani masyarakat dalam pemenihan kebutuhan air minum. Sebelumnya Direktur PDAM Tirta Bening Pati yang kosong, Pemkab Pati menyerahkan pengelolaannya kepada Bambang Sumantri sebagai Pejabat Direktur BUMD itu. Namun setelah memperpanjang masa jabatan, hingga satu tahun, Bambang Sumantri yang lolos seleksi sebagai calon tunggal, akhirnya ditetapkan sebagai Direktur Utama PDAM Tirta Bening Pati.

Usai melantik dan mengambil sumpah/janji direktur BUMD itu, Bupati Pati Haryanto berharap, PDAM Tirta Bening Pati dapat membuat trobosan-trobosan baru untuk meningkatkan pelayanan kepada publik. Karena selama tiga tahun terakhir ini, Pemkab Pati telah mensuport dengan penyertaan modal hingga belasan milyar rupiah. Terutama pemenuhan kebutuhan bahan baku air, untuk permohonan pemasangan sambungan pelanggan baru.
“Karena masyarakat ini berharap pelayanan air bersih ini, agar dilayani dengan baik. Kebutuhan air bersih masyarakat masih kurang. Target kedepan menambah sumber mata air. Yang sudah dilaporkan kepada saya pengadaan sumber mata air di Desa Kasiyan Kecamatan Sukolilo, kemudian akan mengambil air dari sungai Juwana,” kata Bupati.  
Warga Kabupaten Pati yang telah mengajukan permohonan pemasangan sambungan pelanggan baru, tutur Bupati Pati, Haryanto,  hingga Agustus ini mencapai lebih dari 4ribu pemohon.  
“Namun untuk memenuhi permohonan tersebut, akan dilakukan secara bertahap. Karena PDAM Tirta Bening Pati masih membutuhkan sumber air yang bersih dan bagus,” katanya.
PDAM Tirta Bening Pati, yang sebelumnya berada dibawah pengelolaan pihak ketiga melalui Kerjasama Operasional (KSO)  selama sepuluh tahun belum mampu memberikan kontribusi ke Pemkab. Namun setelah Pemkab Pati mengelolanya sendiri sejak 2015, dengan penyertaan modal, secara perlahan PDAM Tirta Bening Pati, mulai tumbuh dan mulai memberikan kontribusi kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp. 4,5 milyar.(•)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla