Depresi Kambuh, Warga Panggungroyom Ditemukan Meninggal Bunuh Diri

101fm, Pati Wedarijaksa – Seorang lelaki ditemukan meninggal dunia dalam keadaan menggantung di dalam rumahnya. Lelaki tersebut diduga nekat mengakiri hidupnya dengan menggantungkan dirinya menggunakan kawat rem sepeda motor. Lelaki ditemukan meninggal dunia dalam posisi menggantung dirinya sendiri itu, bernama Sukarwi berusia 38 tahun warga Desa Panggungroyom Kecamatan Wedarijaksa. Dia ditemukan keluarganya tergantung di belandar kamarnya, Rabu siang (14/8/2019) sekitar pukul 11.00.

Menurut Kapolsek Wedarijaksa AKP Heri Teguh Rusianto, yang bersangkutan sebelum peristiwa sempat mencoba bunuh diri. Tapi keluarganya sempat menggalkan upaya yang bersangkutan, serta menyingkirkan alat-alat yang akan digunakan untuk bunuh diri. “Lha ini entah dapat dari mana, tanpa sepengetahuan keluarga menggantung diri lagi menggunakan kawat rem sepeda motor,” kata Kapolsek Wedarijkasa.
Heri Teguh Rusianto menambahkan, dari keterangan keluarganya yang bersangkutan memiliki riwayat mengidap gangguan jiwa, karena secara periodik berobat ke rumah sakit jiwa. Dalam beberapa hari terakhir ini memang saatnya untuk berobat, mungkin karena belum sempat yang bersangkutan gangguan jiwa yang diidapnya kambuh kembali. “Dan keterangan dari perangkat desa setempat, memang sudah waktunya untuk berobat lagi yang bersangkutan tapi mungkin belum sempat akhirnya yang bersangkutan depresi,” jelasnya.
Kapolsek Wedarijaksa AKP Heri Teguh Rusianto mengatakan, Suparwi ditemukan meninggal dunia dengan posisi menggantung di dalam rumah itu oleh Pawito (67 tahun) dan Yasmini (60 tahun). Keduanya ibu dan bapak dari Suparwi pelaku bunuh diri.
Dari pemeriksaan tim medis Puskesmas Wedarijaksa I menyatakan Suparwi meninggal murni karena menggantung diri menggunakan kawat rem sepeda motor.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla