Peringatan HUT Kemerdekaan RI Tekankan Kembali Semangat Goyong Royong

101fmpati, Pati Kota – Peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan RI di Kabupaten Pati berlangsung di Lapangan Kompu Senapan C/Alugoro. Bupati Pati Haryanto bertindak selaku Inspektur Upacara dan Komandan Upacara AKP Christian Chrsye Lolowang (Kasat Lantas) Polres Pati.
Peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan RI berlansung dalam upacara bendera kenegaraan dan detik-detik  proklamasi yang diikuti pelajar, Pramuka, Mahasisawa, Ormas Kepemudaan, TNI/Polri, serta tamu undangan.

Usai memimpin upacara bendera kenegaraan dan detik-detik proklamasi, Bupati Haryanto berharap, sesuai thema peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan RI ‘SDM Unggul Indonesia Maju’ termasuk Kabupaten Pati, pemerintahan dan masyarakatnya makin sejahtera dan  makmur. “ Ini adalah momentum yang sangat kita harapkan karena kemerdekaan ini bukan hadiah tapi perjuangan panjang dari pahlawan. Oleh karena itu kita yang ditinggali untuk meneruskan pembangunan harus mampu mempersatukan satu dengan yang lain. Jangan sampai kita terpecah belah dan kita pertahankan NKRI harga mati,” ujarnya.
Sementara Gubernur Jawa Tengah Ganjar  Pranowo dalam amanat tertulis yang dibacakan Bupati Haryanto mengatakan, Pancasila sebagai dasar Republik adalah harga mati. Tidak bisa ditawar dan harus ditanamkan sedalam-dalamnya di Bumi Pertiwi. “Pancasila inilah sebagai induk semangnya negara ini, yang di dalamnya bersemayam ajaran-ajaran agama: Hindu, Budha, Islam, Katolik, Kong Hu Chu dan Kristen. Yang di dalamnya bersemayam spirit-spirit berasaskan kebudayaan Nusantara. Kalaulah sistem pemerintahannya pernah berubah, toh akhirnya jiwa-jiwa yang telah menyatu dari Sabang sampai Merauke dari Miangas hingga Rote tidak bisa dipisahkan. Sejarah mencatat, setelah kemerdekaan Indonesia diproklamirkan pada 17 Agustus 1945 sistem pemerintahan sempat berganti menjadi Republik Indonesia Serikat pada 27 Desember 1949,” ujarnya.  
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam sambutan tertulisnya juga mengatakan, sejak dilahirkan Indonesia mendapat berbagai tantangan dan persoalan berat, mulai dari seringnya bencana alam, korupsi, konflik sosial, gerakan separatisme dan radikalisme. Belum lagi tantangan modernisasi yang bergerak seiring dentang jam. “Semua itu akan mampu dihadapi dengan satu senjata kebersamaan.  Jangan lagi ada niatan mengganti ideologi bangsa, jangan lagi ada ungkapan,’Ah kamu Batak, ah kamu Irian, ah kamu Bugis, ah kamu Sunda, ah kamu Madura, ah kamu Jawa. Jangan lagi ada. Perbincangan kita harus melompat jauh ke depan,” ujar Gubenur Ganjar Pranowo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Bupati Haryanto.
Usai Upacara Bendera Kenegaraan dan Detik-Detik Proklamasi ke 74 Kemerdekaan RI, diwarnai penyerahan piagam dan penghargaan  raihan prestasi putra-putri Kabupaten Pati di tingkat provinsi, nasional maupun internasional.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla