Bersama Warga Dan KAAP, TNI Pasang Plang Di Lokasi Program Rehabilitasi Hutan Mangrove

Margoyoso – Agar tanaman mangrove tetap terawat dengan baik, TNI anggota Kodim 0718/Pati bergerak ke lokasi program rehabilitasi hutan mangrove di Desa Bulumanis Lor, Kecamatan Margoyoso, Kamis (31/8). Kedatangan prajurit TNI ke lokasi iut, dalam rangka Karya Bakti pemasangan plang, untuk melindungi tanaman mangrove, yang ada di kawasan program rehabilitasi hutan mangrove.

Sekitar pukul 7.00, serombongan prajurit TNI anggota Kodim 0718/Pati berdatangan ke pantai turut Desa Bulumanis Lor Kecamatan Margoyoso, untuk memasang  plang "Program Rehabilitasi Hutan Mangrove". Ini dilakukan, untuk melindungi tanaman mangrove dari kerusakan, akibat masyarakat yang kurang mengerti.
Kades Bulumanis Lor Kecamatan Margoyoso, Pramono saat diwawancara radio PAS Pati mengungkapkan, kegiatan warganya bersama Komunitas Anak Asli Pati (KAAP) dan Kodim 0718/Pati itu, menindaklanjuti kegiatan penanaman mangrove pada  Desember 2016 lalu, dan sekarang sudah mulai jadi.  Sehingga perlu upaya untuk melindungi tanaman mangrove tersebut,  dari kerusakan, dengan pemasangan plang larangan mengganggu kelestarian mangrove.
“Dulu memang kondisinya di sekitar pantai yang sekarang berubah jadi hutan mangrove, dulunya kritis. Karena pencemaran limbah dan tanpa adanya pepohonan. Sehingga dengan penanaman mangrove itu, bisa menahan abrasi air laut, dan ekosistem laut di sekitar kami bisa terjaga,” jelasnya.
Kades Pramono menambahkan, waktu itu atas inisiatif dan motivasi dari Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma, menanami di lokasi yang sekarang menjadi hutan mangrove dengan 6500 tanaman mangrove.  Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusumah SSos  berharap kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Pati, khususnya Babinsa di wilayah,  agar selalu memberikan contoh yang baik dalam melestarikan lingkungan, termasuk hutan mangrove.  
“Karena lestari dan tidaknya, pohon bakau di hutan mangrove ini, jika tidak selalu  pantau  dan diawasi, tidak menutup kemungkinan rusak, dan gagal. Akibat dicabut oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab,” katanya.
Dandim Letkol Inf Andri Amijaya Kusumah juga mengajak  seluruh personel Kodim dimana saja berada, untuk selalu mencintai lingkungan hidup,  agar tetap lestari dan berkelanjutan. Sehingga berdampak terjadinya bencana alam, seperti pengikisan dataran pantai, atau abrasi laut.  Dandim juga mengapresiasi Danramil 06/ Margoyoso Kapten Kav. Bambang yang telah memberikan contoh kepada masyarakat Desa Bulumanis, dalam menjaga wilayah pantainya dengan penanaman, pemeliharaan, hingga tumbuh dan berkembang menjadi hutan mangrove.  Pendampingan dalam kelestarian alam, seperti halnya hutan mangrove tersebut, merupakan bagian dari Karya Bakti Penghijauan Hutan mangrove di wilayah.(•)

0
0
0
s2smodern
Joomla templates by a4joomla