Pelajar Papua Tetap Nyaman Belajar di Pati

101fm, Pati Kayen – Sejumlah pelajar asal Papua mengaku nyaman belajar di Pati. Mereka pun tetap bisa fokus belajar, bahkan saling berkirim kabar baik kepada keluarganya. Bahkan konflik yang terjadi akibat kabar bohong yang disebar melalui jejaring sosial, tak mempengaruhi kebersamaannya, baik belajar di sekolah maupun bermain dengan teman-teman pada jam-jam di luar sekolah.

Keberagaman dan kebersamaan yang terbangun di Kabupaten Pati umumnya, mampu memberikan rasa nyaman bagi sejumlah pelajar Papua yang menuntut ilmu di Bumi Mina Tani. Ini terbukti hingga saat ini, kettujuh pelajar asal Papua masih asyik fokus belajar di SMA Negeri 1 Kayen. Bahkan mereka menikmati keakraban dan gurauan tidak hanya belajar di kelas, tapi juga saat jam istirahat.
Seorang siswi Utikah mengatakan, sebagai pelajar harus bisa menjaga keharmonisan dan kerukunan serta menghargai sesama pelajar tanpa diskriminasi. Menjalin kebersamaan merupakan perbuatan terpuji, untuk membangun lingkungan sekolah terasa nyaman. “Meski yang belajar di sini datang dari berbagai anak bangsa tapi kita saling menghormati, juga saling menjaga agar tidak menyakiti dan mengecekakan hati orang lain. Kita juga bersama-sama saat mengerjakan tugas dari guru,” katanya.
Seorang pelajar asal Papua Sheftian Athanai mengaku nyaman dan damai selama belajar di Kabupaten Pati. Dia berharap virus kedamaian ini bisa menular ke daerah hingga ke Papua yang saat ini masih terpapar berita bohong (hoaks). “Awalnya memang canggung berkumpul dengan teman-teman di sini tapi lama kelamaan saya merasa nyaman. Semuanya baik dan saya merasa aman di sini, baik belajar di kelas maupun mengikuti pelajaran ekstra kulikuler,” kata Sheftian Athanai.
Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kayen Suwargono, tujuh pelajar asal Papua yang belajar sudah seperti warga Pati, bahkan mereka sudah bisa berbahasa jawa. “Jadi siswa-siswi asal Papua yang ada di sini sejak 2015 hingga sekarang diterima dan bergaul dengan baik. Dan mereka belajar dan bersama-sama dengan anak-anak dari Jawa dalam kesehariannya,” Kepala SMA Negeri 1 Kayen Suwargono.
Wakil Kepala SMA Negeri 1 Kayen Suwargono berharap, pelajar asal Papua yang belajar di SMA Negeri 1 Kayen tidak perlu kawatir atas kejadian konflik di Papua Barat karena keberadaannya dipastikan nyaman dan tidak ada buly terhadap mereka. Selain itu, pihak aparat kepolisian Polres Pati tetap menjamin keselamatan mereka.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla