Pembacok Anggota Polsek Tlogowungu Polres Pati, Penderita Gangguan Jiwa

101fm, Pati Tlogowungu – Seorang warga penderita gangguan jiwa menyerang seorang anggota Polsek Tlogowungu Polres Pati. Akibat penyerangan itu, anggota kepolisian Polri berpangkat AIPTu mengalami luka dibagian kepala, akibat terkena bacokan parang pelaku.

Korban pembacokan itu Kanit Provost Polsek Tlogowungu Polres Pati bernama AIPTu Kusrin. Peristiwa itu terjadi pada Selasa pagi (27/8/2019) sekitar pukul 10.15. Tersangka pelaku pembacokan Muhammad Purwadi (35 tahun) warga Desa Regaloh Kecamatan Tlogowungu langsung diringkus oleh sejumlah petugas setelah terjatuh kena tendangan korban AIPTu Kusrin. Setelah berhasil meringkus pelakunya, korban pembacokan AIPTu Kusrin dilarikan ke RSUD RAA Soewondo Pati, untuk menjalani perawatan. Aksi kekerasan tersebut mendapat perhatian Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ryco Amelda Dahniel bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi yang langsung turun ke Polsek Tlogowungu.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Dr H Ryco Amelda Dahniel MSi mengatakan, peristiwa itu terjadi saat pelaku Muhammad Purwadi datang ke polsek setempat dengan berpura-pura hendak melapor kehilangan KTP. “Ketika mendapatkan pelayanan kebetulan petugas pelayanan sedang melayani dua orang di sini, kemudian pelaku menunggu. Di saat menunggu itu lah, pelaku mengeluarkan golok (bendo) dari balik jaketnya. Kemudian menyerang kepada petugas yang melakukan pelayanan. Seorang petugas luka kena bacok di bagian kepala atas, sudah berobat dan sudah dijahit dan sudah dapat kembali beraktivitas lagi,” terang Kapolda.
Meski sempat melawan dengan parang ditangan, sejumlah petugas yang siaga di dalam Mapolsek Tlogowungu dapat melumpuhkan dengan menghimpitkan kursi ke badan tersangka. Dari hasil penggeledahan, kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ryco Amelda Dahniel, petugas menemukan senjata tajam berupa pisau lipat di dalam dompet tersangka. “Kami mendapat keterangan dari keluarga, tetangga bahkan Kades Regaloh dan Modin menjelaskan memang sejak 2013 yang bersangkutan ini mengalami kelainan gangguan jiwa dan semakin menjadi setelah dia bercerai dari istrinya. Sehingga 2014 lalu sudah diberikan surat pengantar yang dipastikan yang bersangkutan terkena gangguan jiwa atau bahasa kedokterannya psikosis,” ujarnya.
Kades Regaloh Kecamatan Tlogowungu Suwarno mengatakan, pelaku pembacokan Kanit Provost Polsek Tlogowungu memang warganya. Hanya saja, yang bersangkutan menderita gangguan jiwa. “Betul pelaku bersangkutan memang mengalami gangguan jiwa. Ini berdasarkan surat rujukan dari Tim Pelaksana Penyelenggara Jamkesda Dinkes Pati Kabupaten Pati tertanggal 1 Mei 2014 dan ditandatangani dr Vindy Kurniawaty. Dalam surat rujukan itu menyebut pelaku pembacokan Muhammad Purwadi menderita psikosis untuk berobat dan penanganan kesehatan tingkat lanjutan di RSJ dr Amino Gondohutomo di Semarang,” jelasnya.
Saat ini, Muhammad Purwadi tersangka pelaku pembacokan terhadap aparat kepolisian Polsek Tlogowungu, dengan barang bukti berupa sebilah parang dan sebilah pisau lipat, diamankan petugas Reskrim Polres Pati.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla