Para Korban Bencana Sosial dan Bencana Alam Terima Bantuan

101fm, Pati Kota – Sejumlah warga korban bencana sosial dan bencana alam di Kabupaten Pati menerima bantuan dari Pemerintah. Bantuan tersebut bersifat dukungan bagi korban untuk membangun kembali tempat hidupnya yang rusak terkena bencana sosial dan bencana alam.
Sejumlah dua belas warga Kabupaten Pati menerima bantuan stimulan untuk pembangunan kembali tempat tinggal mereka, yang terlanda bencana sosial dan bencana alam.

Usai menyerahkan bantuan tersebut di ruang rapat Pragola Setda Pati, Rabu pagi (28/8/2019), Bupati Pati Haryanto mengatakan, pihaknya menyerahkan bantuan yang bersumber dari APBD itu bagi para korban bencana banjir, angin topan, tanah longsor, tersambar petir, gempa bumi dan kebakaran. “Ada yang empat juta rupiah, tujuh setengah juta rupiah, ada juga yang sepuluh juta rupiah sesuai dengan klasifikasi kerusakan. Sehingga ada yang sudah dibanggun, tapi ada juga yang belum dibangun menunggu bantuan turun. Tapi bantuan ini bersifat stimulan dengan harapan kita gerakan gotong royong masyarakat agar membantu dan korban tidak terlalu berat menanggung biaya perbaikan meski tidak bisa lagi seperti semula. Ini sudah kita gerakan pemkab dan nanti masyarakat ikut membantu,” ujar Bupati Haryanto.
Bupati Pati Haryanto berharap, kades bersama camat dapat membantu menggerakan masyarakat untuk membantu korban bencana dapat materiil maupun immateriil. Total anggaran bantuan yang disalurkan kepada dua belas korban bencana sosial dan bencana alam mencapai lebih dari Tujuh puluh empat juta sembilan ratus ribu rupiah.
Seorang penerima bantuan, Umaroh (50 tahun) warga Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti mengaku senang bisa menerima bantuan tersebut. Sehingga bantuan yang diterimanya akan digunakan untuk membangun kembali rumahnya. “Rencananya uang bantuan yang saya terima ini akan saya belikan genting sedikit demi sedikit,” kata Umaroh.
Kaur Kesra Desa Ngagel Setyo Widi Nugroho mengatakan, rumah Umaroh sudah berdiri dengan gotong royong masyarakat, sedang untuk penyempurnaan menggunakan bantuan dari pemerintah semacam ini. “Untuk ibu Umaroh tidak masuk daftar Basis Data Terpadu (BDT , atau itu ada misdata kita memang juga kurang tahu,” katanya.
Besaran bantuan bencana sosial dan bencana alam itu, berkisar antara empat juta rupiah hingga sepuluh juta rupiah bagi yang menerimanya.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla