Setelah Terbentuk, Bapemperda DPRD Pati Didesak Lanjutkan Pembahasan Raperda HIV/AIDS

101fm, Pati Kota – DPRD Kabupaten Pati diharapkan mengagendakan pembahanan lanjutan rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, setelah terbentuknya alat kelengkapan dewan. Ini karena sebelum berakhirnya masa keanggotaan DPRD 2014-2019, rancangan perda ini telah memasuki pembahasan teknis.
Keberadaan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS sangat dibutuhkan bagi masyarakat Kabupaten Pati. Untuk itu sejak beberapa bulan lalu DPRD Kabupaten Pati mengajukan perda inisiatif untuk mencegah dan menanggulangi HIV/AIDS itu.

Diwawancara radio PAS Pati, anggota DPRD Kabupaten Pati Endah Sri Wahyuningati mendesak Badan Pembuat Peraturan Daerah (Bapemperda) bila sudah terbentuk untuk segera membahas kembali rancangan perda tersebut. “Insya Allah nanti ini anggota DPRD periode ini berharap Bapemperda segera mengagendakan ini untuk di-pansus-kan. Setelah itu memasuki proses akhir penyelarasan proses itu dan penetapan menjadi perda. Dan di situ lah kita bersama-sama mengawal dan menjaga komitmen kita mencegah dan menanggulangi HIV/AIDS di Kabupaten Pati,” ujarnya.
Menurut Politikus Partai Golkar Kabupaten Pati Endah Sri Wahyuningati, keberadaan regulasi yang mengatur soal pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS itu sudah sangat mendesak. Ini menyusul populasi penderita HIV/AIDS (ODHA) di Pati tercatat lima tertinggi di Jawa Tengah. “Itu yang menjadi dasar awal kenapa kami membahas raperda ini setahun yang lalu kira-kira,” terangnya.
Menurut anggota DPRD Kabupaten Pati Endah Sri Wahyuningati, semua pihak termasuk kalangan swasta berkewajiban untuk mencegah dan menanggulangi HIV/AIDS dengan mendukung terbitnya peraturan daerah yang sedang digodog di DPRD.(pas-gus)

0
0
0
s2sdefault
Joomla templates by a4joomla